Sri Langka Impor Gerbong Kereta Buatan Indonesia

0
298

LIPUTAN15.COM — Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mencari cara memperkuat ekonomi Indonesia. Salah satunya membangun kerjasama dengan Sri Lanka.

Jokowi menyatakan,  Sri Lanka tertarik untuk membeli 60 gerbong kereta hasil produksi PT Industri Kereta Api (Persero) INKA. Ketertarikan tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe saat bertemu dengannya di Hanoi, Rabu (12/9) ini. Seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Jokowi mengatakan, pemerintah tidak hanya menyambut antusias ketertarikan Sri Lanka tersebut. Pemerintah menawarkan paket lengkap, tidak hanya gerbong kereta, tapi juga termasuk pembelian fasilitas dan infrastruktur kereta, seperti rel, stasiun, depot dan sistem persinyalan.

Indonesia juga menawarkan bantuan pembangunan kepada Sri Lanka untuk membangun infrastruktur mereka. “Indonesia intinya menawarkan bentuk kerja sama ‘paket lengkap’ kepada Sri Lanka,” katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Rabu (12/9).

Selain membahas rencana pembelian gerbong kereta dan pembangunan infrastruktur, Jokowi mengungkapkan, saat bertemu dengan perdana menteri Sri Lanka, ia juga membahas upaya bersama antara Indonesia dan Sri Lanka mengekspor pakaian jadi ke Uni Eropa.

Upaya tersebut, sebelumnya sudah disepakati saat ia berkunjung ke Colombo, Sri Lanka Januari 2018 lalu. “Upaya pengajuan bersama ke Komisi Eropa terkait pengiriman pakaian jadi akan membuka akses pasar ke Uni Eropa. Kita harus melanjutkan pendekatan intensif sehingga proposal dapat diterima Uni Eropa,” kata mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi mengharapkan, segera dibentuk kelompok kerja bersama kedua negara dalam bidang perdagangan dan investasi guna mengidentifikasi potensi dan mengatasi hambatan dalam perdagangan dan investasi.

Jokowi, juga mendorong agar studi kelayakan bersama terkait upaya pembentukan perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Indonesia-Sri Lanka dapat segera dimulai.

“Kita harus mendorong agar sidang perdana kelompok kerja tersebut dapat dilaksanakan sesegera mungkin,” kata Presiden. (end)

"/>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here