DPRD Gelar Sidang Paripurna Dihadiri Wali Kota Manado Vicky Lumentut

0
11

LIPUTAN15,MANADO–Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado,  Senin (07/01/2019).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone didampingi Wakil Ketua Drs Danny RWF Sondakh mengagendakan pembicaraan tingkat II atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kota Manado, penetapan Rencana Kerja DPRD dan Program Pembentukan Perda (Propemperda) Kota Manado tahun 2019 serta penutupan masa persidangan ketiga tahun sidang 2018 dan pembukaan masa persidangan pertama tahun 2019.

Dalam rapat yang diwarnai dengan penandatanganan persetujuan penetapan Ranperda tentang OPD serta Propemperda tahun 2019 tersebut, Walikota Vicky Lumentut menerima masukan dan kritikan dari para wakil rakyat terkait pengelolaan air bersih oleh PT Air Manado dan PD Pasar,  penolakan program BPJS Kesehatan pada beberapa Rumah Sakit serta pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dalam sambutannya, Walikota Vicky Lumentut mengatakan Pemkot Manado telah melakukan langkah memberantas nyamuk Aedes Aegypti pada wilayah yang ditemukan adanya kasus DBD. “Dengan adanya kasus DBD yang merupakan siklus lima tahunan ini, kami telah melakukan fogging di daerah yang ada kasus DBD. Jadi tidak semua wilayah di Kota Manado yang kami fogging, tetapi hanya tempat tertentu yang ada kasus, karena yang kita semprot ini juga adalah racun,” ujar Walikota Lumentut.

Ditambahkannya, yang terpenting dari pencegahan DBD itu sendiri adalah kesadaran warga masyarakat sendiri soal program 3 M atau menguras, menutup, dan menimbun tempat yang menampung air yang merupakan awal timbulnya jentik nyamuk tersebut. “Makanya saya menghimbau aparat kecamatan, kelurahan hingga lingkungan untuk bisa terus mensosialisasikan program 3 M tersebut, karena selain upaya pemerintahan dalam pencegahan seperti fooging, juga ada kesadaran warga menjaga lingkungan disekitarnya untuk hidup sehat dan nyaman,” saran Walikota dua periode tersebut.

Walikota Vicky Lumentut juga menyentil tentang keberadaan PT Air Manado dan PD Pasar. Menurutnya, selaku Walikota Manado, dirinya dan Wakil Walikota sangat setuju jika dilakukan pembenahan terhadap kedua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.
“Saya dan Pak Wakil sangat setuju jika dilakukan pembenahan di PD Pasar dan PT Air. Bahkan, untuk PT Air kami telah melakukan langkah untuk penyediaan air bersih, salah satunya dengan mengisi penampungan air bersih di Teling namun itu tidak cukup. Makanya pada pinjaman di PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) kami akan menambah pipa baru untuk memperbaiki layanan air bersih di kota kita,” tandas orang nomor satu di Manado.

Terkait pasien BPJS Kesehatan yang tidak dilayani Rumah Sakit, dikatakan Walikota Vicky Lumentut, ada aturan yang harus dipahami tentang layanan BPJS Kesehatan. “Memang ada yang tidak dilayani melalui BPJS Kesehatan salah satunya yakni korban kecelakaan karena itu di cover oleh BPJS Ketenagakerjaan, namun saya ingin cek kembali tentang informasi ada ibu melahirkan yang tidak dilayani di RS. Terima kasih atas saran dan masukannya,” pungkas Walikota Vicky Lumentut. Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Micler CS Lakat SH MH, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Manado, kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Manado.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here