Memalukan!!! Anggota DPRD Sangihe Diamuk Massa Setelah Ketahuan Selingku, Begini Kronologisnya

0
334

LIPUTAN15,SANGIHE–Salah satu Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sangihe berinisial WT yang juga selaku Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
diduga menjalin hubungan gelap (Hugel) bersama wanita lain.

Hal tersebut terungkap setelah sang istri WT, melaporkan ke pihak Kepolisian bahwa suaminya tertangkap basah oleh masyarakat Kelurahan Kolongan dirumah wanita berinisial AM yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik, Kamis (7/3/2019) malam.

Bahkan, WT sempat diamuk warga pada saat penggerebakan. Yang diotaki oleh YS suami dari AM.

YS kepada sejumlah wartawan mengaku sudah lama mengehui perbuatan dari mereka berdua tersebut. Hanya saja, Dia menunggu waktu yang tepat untuk membongkarnya.

“Awalnya memang saya mencari informasi, setelah saya mendapat informasi bahwa keduanya sedang berada dirumah istri saya, saya langsung mengumpulkan warga untuk memergoki keduanya. WT sempat melarikan diri dari dalam rumah, namun seluruh rumah sudah dikepung oleh warga, jadi WT langsung diringkus
warga lain,” katanya.

Wakapolres Sangihe Kompol Harris Bingku membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Dia mengatakan, memang tadi malam ada laporan yang masuk di Polres Sangihe terkait hal ini, nantinya akan ditindak lanjuti.

“Jadi ada laporan yang masuk, laporan dari Istri WT atas dugaan perselingkuhan suaminya, dan laporan dari WT karena dianiaya oleh warga. Sedangkan untuk tindaklanjutnya juga kami masih
menunggu,” ungkap Bingku.

Sementara itu, WT yang juga Calon Lesgislatif (Caleg) dari Dapil I
tidak hanya berurusan dengan hukum, tapi juga akan berurusan dengan Partainya sendiri, yang dinilai sudah mencoreng nama baik Partai.

Wakil Ketua DPC PKB Taslim Machmud  dirinya sangat menyayangkan menyayangkan tindakan dari WT. Menurutnya, hal ini tak hanya berujung sanksi partai namun karena tindakan itu bisa saja berimbas terhadap posisinya sebagai Caleg.

“Sangat menyayangkan hal ini, apalagi dirinya sebagai ketua partai. Ini jelas tidak hanya merugikan dirinya pribadi, bahkan bisa saja berimbas kepada tingkat
kepercayaan pendukung caleg dari PKB lainnya. Jika terbukti jelas yang bersangkutan harus ada sanksi partai,” ketusnya. (Arno)

"/>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here