Gaghana: Lawan Racun Demokrasi

0
68

LIPUTAN15,SANGIHE–Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana bertindak selaku Inspektur pada Upacara,  dalam memperingati Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke 69 tahun dan Hari Ulang Tahun Satuan Perlindungan Masyarakat ke 57 dan Pemadam Kebakaran ke 100 tahun.

Gaghana dalam membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia mengatakan, kiranya upacara ini tidak hanya dilakukan sebagai bentuk mengenang masa lalu, tetapi sebagai pembuktian untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Tentu perayaan ulang tahun ini tidak hanya dijadikan forum untuk mengenang masa lalu, lebih dari itu dimaksudkan untuk meneruskan semangat juang dedikasi aparatur dalam melindungi masyarakat dan kebulatan tekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Gaghana.

Gaghana juga mengatakan kiranya insan Pamong Praja, dan satuan perlindungan masyarakat serta damkar dapat mengajak seluruh elemen masyarakat dapat menjaga keutuhan NKRI, dan menjunjung tinggi idiologi pancasila.

“Mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk lebih meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa dan menjujung tinggi idiologi pancasila menjadi sarana pemersatu bangsa dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan, dalam upaya mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat,” ujar Gaghana.

Ditambahkannya pula dalam waktu dekat kita akan menghadapi pesta demokrasi serentak, tugas kita bersama adalah mengsukseskan pesta demokrasi ini agar berjalan sesuai tahapan yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara.

“Negara Indonesia akan memasuki agenda nasional yang sangat penting dan menjadi puncak indikator penyelenggaraan demokrasi Indonesia yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif secara serentak, kita mempunyai kewajiban untuk mengsukseskan pemilu, agar berjalan sesuai dengan kaidah kaidah demokrasi,” pintanya.

Gaghana juga meminta agar setiap insan Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat serta Damkar kiranya dapat memerangi berbagai macam penyebaran ujaran kebencian dan hoax.

“Dan kiranya menjadi barisan terdepan melawan racun demokrasi yaitu politik uang, politisi SARA, penyebaran ujaran kebencian yaitu fitnah dan hoax, sehingga dapat terlahirkan pemimpin bangsa yang berkiblat kepada kepentingan masyarakat serta bangsa dan negara Indonesia,” tutup Gaghana. (Arno)

"/>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here