Terkait dugaan “gratifikasi” di pembelian sagu, ini kata Kadis Kominfo Sangihe

0
325

Sangihe, – Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe dalam memberdayakan kearifan lokal dalam pemberian bantuan untuk 18.8000 Kepala Keluaraga (KK) terdampak Covid-19, dimana makanan lokal Sangihe yaitu sagu, disertakan dalam bantuan Bahan Pokok (Bapok) yang diberikan kepada masyarakat pekerja informal yang terdampak langsung pandemi Covid-19.

Tetapi terkait kebijakan ini ada segelintir orang yang menuding dibalik pembelian sagu untuk diberikan kepada masyarakat ini terdapat gratifikasi, menanggapi hal ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Kabupaten Sangihe, Sukardi Adilang menyayangkan ada pemikiran seperti itu.

“Itu hanya miss komunikasi, saya kira yang dimaksud oleh kata “Ucapan terima kasih” adalah meminta dukungan masyarakat terlebih para pengusaha sagu untuk Mengsukseskan program pemerintah dalam swasembada pangan, dan dalam pemutusan penyebaran mata rantai Covid-19 di kabupaten Sangihe, serta sebagai bentuk ucapan terima kasih masyarakat atas dukungan pemerintah dalam hal ini Pak Bupati sudah memperhatikan para pelaku usaha, khususnya para pengusaha sagu dimana ditengah pandemi Covid-19 pemerintah memberikan perhatian, dalam membeli hasil usaha dari masyarakat sehingga ada perputaran ekonomi” Jelas Adilang.

Adilang berharap kiranya semua elemen masyarakat dapat bersatu padu bersama pemerintah, dalam memutus penyebaran mata rantai Covid-19 di Kabupaten Sangihe ini, dengan mematuhi himbauan pemerintah.

"/>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here