LIPUTAN15.COM,MANADO-Stok vaksin Covid-19 untuk dosis pertama di Sulut mulai menipis. Hal ini disebabkan oleh pasokan vaksin dari pemerintah pusat selang dua pekan terakhir berkurang.
Karena itu, kabupaten/kota memutus menghentikan sementara vaksinasi dosis pertama.
Satgas Covid-19 Provinsi Sulut merilis, jumlah vaksinasi di Sulawesi Utara dari target 2.080.685 orang, baru 713.230 yang mengikuti vaksin dosis pertama atau sekitar 34,28.
Sementara, yang telah mendapatkan dosis kedua baru di angka 160.847 orang atau hanya sekira 7,73persen saja.
Sementara itu, Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Sulawesi Utara, dr Steaven Dandel mengatakan, melambatnya vaksinasi memang disebabkan adanya kekurangan stok vaksin corona.
Menurutnya, dengan pasokan vaksin corona dari pemerintah pusat yang tidak lebih dari 55 ribu dosis selama dua pekan terakhir, telah menimbulkan ketimpangan di lapangan, di mana setiap harinya, jumlah vaksin yang disuntikan bisa mencapai 25 ribu dosis.
“Jadi, untuk satu hingga dua pekan ke depan, yang akan dilayani adalah dosis kedua dulu,” pungkas Dandel.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan