LIPUTAN15.COM,MANADO-Kapal Saint Marry Tabrak Nelayan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (17/10/2022) malam sekitar pukul 19.30 Wita.

Dari informasi Kapal Saint Mery hendak bertolak dari Tahuna menuju Manado. Nelayan yang perahunya ditabrak jatuh ke laut dan belum ditemukan.

Banyak saksi sebagai penumpang kapal melihat nelayan yang ditabrak. Diketahui, korban David Melikunusa (50) warga Kampung Mala Kecamatan Manganitu.

Bahkan, Basarnas dan Camat Manganitu Juliam Pesik, Kamis (20/10/2022), sudah hari keempat melakukan pencaharian. Keluarga berharap jenazah korban ditemukan.

Masyarakat Sangihe meminta pihak PT Perusahaan Agra Mrisetia Lines yang menaungi KM Saint Mary  dan kapten kapal bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut.

“Kami minta pihak keluarga melaporkan  kejadian tersebut di Polres Sangihe, supaya kapten kapal dan perusahaan kapal tersebut dituntut secara hukum karena telah menghilangkan nyawa orang dengan sengaja,” ujarnya.

Dari pantauan Liputan15, KM Saint Mary terparkir di Pelabuhan Manado dan masih melayani rute Tahuna Manado. Bahkan  pemilik kapal ketika diwawancarai dengan enteng menjawab agar bertanya masalah tersebut di Kapten Kapal. Karena mereka yang membawa kapal.