LIPUTAN15.COM,TOMOHON– Penjabat Sementara (Pjs.) Walikota Tomohon, Ir. Fereydy Kaligis, M.A.P., bersama Ketua TP-PKK Kota Tomohon, dr. Deevie Kaligis-Pelealu, M.Biomed., menghadiri Kegiatan Advokasi, Koordinasi, dan Bimtek bagi Kelompok Kerja Operasional (POKJANAL) Posyandu.
Acara ini digelar di Grand Master Villa Tomohon, dengan tujuan memperkuat koordinasi dan strategi dalam pengelolaan Posyandu Prima serta transformasi layanan primer.
Dalam sambutannya, Pjs. Walikota menekankan pentingnya rapat ini sebagai momen strategis untuk menyesuaikan kebijakan dan teknis operasional Posyandu, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 54 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 19 Tahun 2011. Kedua peraturan ini menjadi landasan dalam pengembangan Posyandu yang mampu menyediakan layanan kesehatan dan sosial dasar secara terpadu.
Pjs. Walikota juga memaparkan lima indikator penting Posyandu aktif, yang meliputi pelaksanaan kegiatan rutin minimal 10 kali per tahun, memiliki 5 kader resmi, cakupan pelayanan minimal 50%, dan penggunaan alat pemantau pertumbuhan anak. Pengintegrasian layanan berdasarkan kebutuhan lokal menjadi fokus utama dalam pengembangan Posyandu di Kota Tomohon.
Lebih lanjut, ia menegaskan peran sentral Posyandu sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Penguatan kelembagaan, sinergi antar program, serta peningkatan kapasitas kader menjadi kunci sukses dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon, dr. John Lumopa, M.Kes., serta dr. Amanda Londok, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan Daerah. Mereka bersama-sama berharap POKJANAL Posyandu dapat terus berkomitmen dalam mengembangkan Posyandu Prima yang lebih baik dan efektif bagi masyarakat Tomohon.


Tinggalkan Balasan