LIPUTAN15.COM– Bayangin hidup bertahun-tahun tanpa listrik, malam gelap gulita cuma diterangi pelita. Kini, warga prasejahtera Desa Wonokromo, Kec. Pleret, Kab. Bantul, bisa senyum lebar! Program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” dari PLN bareng Pemkab Bantul kasih sambungan listrik gratis – pembuka rangkaian HLN ke-80 yang bakal terangi 8.000+ keluarga miskin se-Indonesia.
Partinah (72), nenek yang dulu bergelut kegelapan, kini rumahnya terang benderang. “Dulu malam-malam gelap pekat, cuma pelita kecil. Sekarang aman, bisa istirahat nyenyak. Terima kasih PLN dan Pemkab – semoga berkah dunia akhirat!” katanya, mata nanar bahagia.
Sri Sarwati (52), yang biasa nge-tumpang listrik tetangga, juga lega. “Dulu takut jegleg kalau nyalain banyak alat. Sekarang usaha angkringan lancar, peralatan bebas dipake. Ini amal jariyah buat kalian!” ceritanya antusias.
Bupati Abdul Halim Muslih apresiasi: “Listrik ini naikin kualitas hidup, bahkan bantu petani hemat biaya produksi. Alhamdulillah, elektrifikasi lahan pertanian turunin ongkos operasional!”
Dirut PLN Darmawan Prasodjo tegas: “Listrik udah ada di depan rumah, tapi biaya bikin susah. Program ini jembatani itu – energi adil buat semua. Bakti sosial HLN ini: gotong royong nyalain harapan, biar tak ada rumah gelap lagi. Kolab PLN-Pemda kunci kesejahteraan pelosok!”
Dari Dusun Pandes, program ini tambah bagi sembako dan renovasi masjid. Wonokromo jadi contoh: listrik bukan cuma terang, tapi api semangat baru!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan