MINAHASA UTARA– PLN melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus mendukung pengembangan wisata berkelanjutan di Desa Kulu dengan menyerahkan fasilitas lengkap untuk ekowisata dan wisata edukasi mangrove.

Bantuan ini mencakup gazebo pertemuan, gazebo apung/homestay, jembatan mangrove sepanjang 350 meter, perahu listrik, paddle boat, sumur bor, serta penerangan kawasan yang dirancang untuk meningkatkan daya tarik wisata sambil memberdayakan usaha mikro kecil (UMK) lokal.

Penyerahan fasilitas ini dirangkaikan dengan kegiatan Bakti Kesehatan, Bakti Sosial, dan Karya Bakti dalam rangka Hari Armada RI 2025, dihadiri Komando Daerah Angkatan Laut VIII serta unsur Forkopimda setempat.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menekankan bahwa program ini tidak hanya menyediakan infrastruktur, tapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pariwisata ramah lingkungan.

Fasilitas-fasilitas tersebut diharapkan memperkuat ekosistem wisata berbasis konservasi mangrove, meningkatkan kenyamanan pengunjung, serta mendongkrak pendapatan UMK lokal di Desa Kulu yang kini menjadi role model desa wisata berkelanjutan di Indonesia Timur.

Dengan dukungan ini, PLN berkomitmen mengubah energi menjadi nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus memastikan pengembangan wilayah yang inklusif dan berdaya saing.(*)

Editor: Yolister Karame