TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon meluncurkan inovasi besar untuk penerimaan murid baru (SPMB) tahun 2026: sistem online Central System for Student Registration (CSSR).
Langkah ini menjanjikan proses masuk sekolah yang bersih, transparan, dan adil bagi semua anak, tanpa celah korupsi atau gratifikasi.
Kegiatan koordinasi dan penandatanganan komitmen SPMB digelar di Grand Master Villa Tomohon, Rabu (13/5/2026). Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar SE, M.I.Kom, mewakili Wali Kota Caroll J.A. Senduk SH dalam acara yang dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tomohon, kepala sekolah TK/SD/SMP negeri, serta perwakilan Polres dan Kejaksaan Tomohon.
“Layanan ini dirancang untuk mempermudah pelaksanaan SPMB dengan berbagai keunggulan sebagai solusi masuk sekolah di masa kini,” tegas Wali Kota Senduk dalam sambutannya yang disampaikan wakilnya.
Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan pilar utama pembangunan bangsa, sehingga semua murid berhak atas akses setara tanpa diskriminasi.
CSSR hadir sebagai benteng pencegahan korupsi.
Wali Kota menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk menjalankan SPMB secara objektif, akuntabel, dan bebas konflik kepentingan—dengan ancaman sanksi pidana bagi pelanggar. Dinas Pendidikan diminta gencar edukasi masyarakat soal sistem baru ini, memastikan setiap anak Tomohon mendapat kesempatan pendidikan berkualitas.
Turut hadir Dr. Dolvien Karwur MKes MSi beserta tim Dikbud Tomohon; Kompol Coustantein Samuri SSos (Kabag Ops Polres Tomohon); Rhaiza Pratiwi SH dan Monica Descariana SH (mewakili Kajari Tomohon); serta ratusan kepala sekolah dan peserta lainnya.
Wali Kota menappresiasi kolaborasi semua pihak, menyebut momen ini sebagai awal Tomohon jadi kota pendidikan unggul—maju, berdaya saing, dan sejahtera.(Aldo)


Tinggalkan Balasan