TOMOHON-Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H. melakukan audiensi dengan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., M.D., Ph.D., di Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Caroll didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jean d’Arc Karundeng serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon.

Audiensi tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Tomohon dan BPOM RI, sekaligus mengundang secara langsung Kepala BPOM RI untuk menghadiri Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.

Selain menyampaikan undangan, Wali Kota Caroll juga mengharapkan Prof. Taruna Ikrar dapat menjadi narasumber dalam seminar yang akan digelar pada rangkaian TIFF Expo 2026, guna memberikan pembekalan terkait keamanan pangan, pengawasan obat dan makanan, serta pentingnya kualitas produk bagi pelaku usaha dan industri kreatif di Kota Tomohon.

Pada kesempatan itu, Caroll Senduk turut menyampaikan harapan agar BPOM RI dapat mendukung pembangunan Laboratorium BPOM di Kota Tomohon. Menurutnya, kehadiran laboratorium tersebut akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pengawasan mutu dan keamanan pangan, khususnya untuk mendukung sektor pariwisata, industri kuliner, UMKM, serta produk hortikultura yang menjadi unggulan Kota Tomohon.

“Kehadiran Laboratorium BPOM di Tomohon akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan pelaku usaha. Ini akan memperkuat jaminan keamanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal yang terus berkembang seiring kemajuan sektor pariwisata,” ujar Caroll Senduk.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Kepala BPOM RI Prof. Taruna Ikrar memberikan respons yang sangat positif. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota Tomohon dalam membangun kolaborasi dengan BPOM, serta menyatakan kesiapannya untuk menghadiri Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.

Prof. Taruna Ikrar juga menyambut baik rencana keterlibatan BPOM dalam seminar TIFF Expo dan akan menindaklanjuti usulan terkait pembangunan Laboratorium BPOM di Kota Tomohon sesuai mekanisme yang berlaku.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Tomohon dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata, keamanan pangan, dan peningkatan kualitas produk unggulan daerah menuju Tomohon sebagai kota pariwisata berkelas dunia.