TOMOHON — Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., menerima audiensi Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan Dr. Mohammad Cucu Zakaria, M.H.P.M., di Ruang Rapat Wali Kota, Jumat (11/9/2026). Pertemuan ini membahas koordinasi penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tomohon guna meningkatkan akses dan kualitas layanan bagi masyarakat.
Audiensi dihadiri pula oleh Asisten Deputi Bidang Perencanaan dan Keuangan BPJS Kesehatan Sudaryono, S.E., M.M.; Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano Daryono, S.K.M.; Kepala BPJS Kesehatan Tomohon Suci Wulandari; serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon terkait.
Pertemuan bertujuan menyelaraskan program, memetakan kendala operasional, dan memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemkot dalam pelaksanaan manfaat JKN di tingkat lokal.
Dalam pertemuan, kedua pihak diperkirakan membahas sejumlah isu penting, antara lain cakupan kepesertaan, penanganan tunggakan iuran, mekanisme rujukan layanan kesehatan, kesiapan fasilitas kesehatan rujukan, serta upaya bersama meningkatkan literasi dan kepatuhan masyarakat terhadap program JKN.
Koordinasi semacam ini dinilai penting untuk menjamin kelancaran rujukan dan pelayanan di fasilitas kesehatan primer maupun rujukan tingkat lanjut.
Sumber dari lingkungan Pemkot menyebutkan bahwa pembahasan juga menyinggung langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian administrasi kepesertaan dan penguatan sistem klaim agar pelayanan bagi peserta JKN di Tomohon tidak terganggu.
Selain itu, pertemuan membuka ruang dialog terkait dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapabilitas fasilitas kesehatan, termasuk penyediaan data, infrastruktur, dan koordinasi antar dinas teknis.
Wali Kota Senduk menegaskan komitmen pemerintah kota untuk bekerja sama dengan BPJS Kesehatan demi layanan kesehatan yang lebih baik bagi warga Tomohon. Sedangkan perwakilan BPJS Kesehatan Wilayah X menyatakan kesiapan membantu memperbaiki layanan administratif dan teknis di daerah, serta mendorong program-program penyesuaian yang relevan dengan kondisi lokal.
Pertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah koordinatif yang konkret, termasuk peta jalan tindak lanjut antara BPJS Kesehatan dan Pemkot Tomohon untuk menangani isu prioritas JKN di Kota Tomohon. Rencana implementasi dan waktu tindak lanjut akan diumumkan setelah pembicaraan teknis lanjutan antar instansi.(Aldo)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan