DPRD Bolmong Gelar RDP Bersama KUD Perintis dan Diskop

Liputan15.com-Selain sebagai fungsi anggaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) senin (07/09/2021) juga melaksanakan fungsi penyelenggara dan pengawasan, dengan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama KUD Perintis dan Dinas Koperasi serta Dinas Tenaga Kerja

RDP yang digelar Komisi III DPRD Bolmong dilaksanakan sebagai bentuk tindaklanjut laporan masuk, terkait adanya kekisruhan internal Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis yang ada di desa Tanoyan, kecamatan Lolayan.

Rapat Dengar Pendapat, dipimpin Ketua Komisi III DPRD Bolmong, Supandri Damogalad, yang didampingi Wakil Ketua Hi Mas’ud Lauma, Febriyanto Tangahu, Sulhan Manggabarani, Mahrin Lolung, serta dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ofir Ratu, dan  Sekretaris Sofyanto Mamonto, Kabid Penilaian Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Mefran Beka, dan Kasi data dan perlindungan koperasi Silvana Sugeha, Camat Lolayan Faisal Manoppo, serta pihak pelapor yang hadir Abdul Bahri Kobandaha, Abdul Nasir Ganggai, dan Ketua BPD.

Dari hasil RDP yang digelar Komisi III DPRD Bolmong, mengambil kesimpulan dan meminta Dinas Koperasi dan UKM Bolmong untuk memfasilitasi menyelesaikan masalah yang terjadi di internal KUD Perintis Tanoyan.

“Kita minta Dinas Koperasi dan UKM untuk memfasilitasi turun selesaikan permasalahan dalam waktu seminggu,: ucap Supandri Damogalad, Ketua Komisi III DPRD Bolmong.

Lanjut Supandri mengatakan, dari beberapa keterangan yang dirangkum dalam RDP terungkap dugaan adanya permasalahan di internal Pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis, sehingga diperlukan adanya penyelesaian yang harus dilakukan Dinas Koperasi UKM.

“Kita lihat ini masih bisa diselesaikan dan dibicarakan secara kekeluargaan dengan pengurus internal koperasi,” tambah Ketua Komisi III DPRD Bolmong.

Begitu pun disampaikan Febriyanto Tangahu, Anggota Komisi III DPRD Bolmong. Dengan menyampaikan harapannya agar Dinas Koperasi dan UKM dapat secepatnya menyelsaikan permasalahan yang terjadi

“Saya harap Dinas Koperasi dan UKM Bolmong dapat secepatnya selesaikan masalah tersebut,” ucap Anto, sapaan akrab Febriyanto Tangahu.

Lanjut Anto, mengatakan Dinas Koperasi wajib untuk menyelesaikan permasalahan, jangan membiarkan permasalahan yang terjadi berlarut-larut yang bisa menyebabkan adanya kerugian.

Jangan selalu melempar urusan yang masih boleh di tangani oleh Dinas koperasi yang sudah menjadi tanggungjawab,” tegas Anto, yang turut diiyakan Sulhan Manggabarani Anggota Komisi III DPRD Bolmong.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bolmong Ofir Ratu, melalui Sekretaris Sofyanto Mamonto menegaskan, terkait permasalahan KUD Perintis. Dengan menyampaikan bahwa akan segera menindaklanjuti masalah itu.

Namun hingga saat ini mereka belum menerima laporan secara resmi dari anggota KUD Perintis, terkait obyek sengketa yang menjadi masalahnya seperti apa. Selain itu, anggota KUD Perintis secara detail perlu menjelaskan secara tertulis masalah internal Koperasi. Agar Dinas Koperasi dan UKM, dapat mengidentifikasi. Selanjutnya akan mengkonfirmasi kepada pengurus KUD Perintis yang baru terpilih pada bulan Maret lalu.

Kami tegaskan tidak akan main – main  jika ada laporan keberatan ini dan akan di selesaikan sesuai aturan yang ada. Jika besok surat sudah masuk pasti akan secepatnya kami akan tindak lanjuti. Tak perlu satu Minggu, jika besok sudah ada suratnya kami tindak lanjuti langsung, paling lama tiga hari,” ucap Sofyanto.

Seperti diketahui, RDP yang digelar Komisi III DPRD Bolmong, itu atas adanya laporan masuk dari Anggota KUD Perintis Tanoyan Abdul Bahri Kobandaha, SE. Dengan mengatakan, telah terjadi pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga pada KUD Perintis hasil Rapat anggota tahunan  bulan Maret awal tahun ini.

Bahkan ada  pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah nomor 19/PER/M.KUKM/IX/2015 Tentang Rapat Anggota Koperasi dan banyaknya  permasalahan di internal sehingga berakibat tidak baik pada proses jalanya organisasi KUD Perintis kedepan.

Meski begitu, ia menyayangkan, pimpinan KUD Perintis ketua dan sekretaris tidak hadir memenuhi undangan dari DPRD Bolmong. Padahal ia berharap sekali kehadiran dari Pimpinan koperasi.

“Ini menandakan ada yang disembunyikan sehingga mereka tidak hadir,” pungkas Ali.

Pos terkait

YcV7F1.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *