SANGIHE – Di tengah giatnya pemerintah pusat mengajak masyarakat indonesia untuk membayar pajak kendaraan bermotor, sikap sebaliknya justru ditunjukan sebagian ASN yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Sangihe yang menggunakan mobil dan motor Dinas.
Fakta ditemukan, dilapangan banyak kendaraan bermotor baik yang beroda dua dan empat yang berplat merah belum membayar pajak.
Kepala Bidang Aset pada Badan Keuangan Cherry W. Londo ketika ditemui Liputan15.com mengatakan pihaknya sangat menyayangkan sikap dari pengguna mobnas yang belum membayar pajak.
“Saya sangat menyayangkan para pengguna mobnas yang belum membayar pajak karena pajak kan harus dibayar, dan kalau para pengguna sepeda motor yang belum membayar pajak sudah keterlaluan karena pemerintah sudah memberikan fasilitas untuk membantu kerjanya tetapi kenapa malas membayar pajak,” jelasnya.
Londo juga mengatakan kedepan akan ada apel kendaraan dan ini kami sudah meminta daftar kendaraan yang belum membayar pajak di Dispenda provinsi agar bisa kami data mana kendaraan yang belum membayar pajak.
“Kami sudah meminta daftar kendaraan yang menunggak pajak di dinas Pendapatan provinsi dan dari data itu kami akan pila per dinas baru akan diadakan apel kendaraan perdinas bukan lagi sekaligus dan ini akan langsung bekerja sama dengan Dinas Pendapatan Provinsi,” ucapnya
Lanjutnya jika dalam apel kendaraan ditemukan ada yang belum membayar pajak maka kunci kendaraan dinas akan ditahan dan kendaraan tersebut disimpan pada kantor Dinas masing-masing dan akan dikembalikan jika sudah selesai membayar pajak,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan