MANADO – Anggota DPRD Kota Manado Jumat serentak menggelar Kunjungan Kerja perdana mereka pasca penetapan Alat Kelengkapan DPRD. Masing-masing Komisi di DPRD Kota Manado, menggelar kunjungan kerja sesuai dengan Tugas, Pokok dan Fungsi mereka.
“Kami ingin mendengar langsung program apa saja yang bisa diperoleh Kota Manado. Dan semua itu untuk kepentingan rakyat,” kata Dondokambey.
Kepala Seksie Pengelolaan Dokumen Pendaftaran Penduduk Wilayah I Dirjen Dukcapil, Joko Kartiko Krisno yang menerima mereka menjelaskan, setiap bulan Kota Manado mendapatkan 500 kartu. Konsultasi Komisi I dipimpin dipimpin Ketua Komisi, Benny Parasan didampingi jajarannya Vanda Pinontoan, Cristy Masengie, Jean Laluyan, dan Robert Tambuwun serta Meikel Maringka.
Komisi II dipimpin, Ketua Komisi Hengky Kawalo, Maikel Towoliu, Revani Parasan, Abdul Wahid Ibrahim, Ridwan Marlian, Andre Gerungan, Reynold Wuisan, Nanses Meke Rakian, dan Conny Rares.
Namun dari bantuan itu, ketika direalisasikan hanya Manado yang tidak mendapatkan. Komisi III pun sangat sangat menyayangkan Pemkot Manado melalui dinas PUPR tidak mengajukan permohonan. Untuk itu, komisi III akan menggelar rapat dengar pendapat dengan Pemkot Manado agar di tahun 2020 boleh diusulkan.
Konsultasi Komisi III dipimpin, Ketua Komisi Ronny J Makawata didampingi Wakil Ketua Lily Binti, Sekretaris Royke Anter dan anggota Jeanne Sumilat, Lucky Datau, Mona Kloer, dan Jurani Rurubua.
Sementara, untuk Komisi IV yang membidangi Kesejahteraan, Pendidikan dan Kesehatan, melakukan kunjungan kunjungan kerja (kerja) di DPRD Kota Kota Tangerang. Kunker yang dipimpin ketua komisi Lilly Walandha didampingi, Bambang Hermawan, Zakarias Tatukude, Franseska Kolanus, Rosalita Manday, Suyanto Yusuf, dan Sonny Lela, ingin mengetahui persoalan dan solusi terkait bidang kesejahteraan.
“Tangerang kami pilih karena Kotanya mirip dengan Manado, sehingga bisa dijadikan contoh,” kata Walandha.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan