LIPUTAN15.COM,MINSEL-Kepala Diknas Minsel Fietber Raco berang karena aksi penolakan Kepala Sekolah Baru dan pemalangan pintu sekolah SMP Kristen Maliku.

Karena itu, Kepala Diknas Minsel Fietber Raco langsung turun ke SMP Kristen Maliku. Camat Amurang Timur dan Pejabat Kumtua desa Maliku Satu dan Maliku serta rombongan Diknas ikut mendampingi Kadis Diknas Minsel.

Anggota jemaat GMIM Maranatha Maliku yang awal-awalnya bersih keras memalang pintu akhirnya melunak juga.

Kadis Diknas Minsel meminta kepada anggota jemaat untuk membuka pintu pagar SMP Kristen Maliku yang dipalang warga.

Ketua BPMJ Maranatha Maliku Raya yang ikut datang ke lokasi SMP Kristen kemudian membawa doa sebelum kegiatan dialog antara anggota jemaat dan Diknas Minsel dilaksanakan.

Kadis Diknas Minsel Feitber Raco menuturkan, semua usulan anggota jemaat akan ditampung oleh pihaknya dan akan dilakukan kajian.

“Saya dan pak camat langsung diutus pak Bupati untuk datang ke desa Maliku langsung,” katanya, Senin (03/01/2022).

Sementara anggota jemaat Brayen Giroth, Berny Tumewang dan sejumlah warga jemaat lainnya menyampaikan kepada Kadis Diknas Minsel untuk tetap mempertahankan Kepsek lama Lita Tambariki sebagai kepsek SMP Kristen Maliku.

Para tokoh jemaat dalam dialog ini mengatakan, Kepsek baru datang tanpa membawa dokumen apa-apa sebagai bukti sebagai kepsek baru. Apalagi dia juga tidak melapor ke BPMJ GMIM Maranatha Maliku.

Kadis Diknas menambahkan, usulan itu akan dikaji secara aturan oleh Pemkab Minsel melalui BKD Minsel.

Bahkan dia berjanji usulan anggota jemaat GMIM Maranatha Maliku akan diperhatikan. “Usulan dari wilayah, ,jemaat akan diperhatikan kami,” pungkasnya.