Salah satu penghuni ruko Yongki Darius Mogi. Dia mengatakan memang ada dua kali rapat tetapi belum mendapat kesepakatan, dan dijanjikan akan ada rapat ketiga, tetapi sampai bangunan ini di bongkar tidak perna ada rapat ketiga.
“Pada prinsipnya kami kami mendukung program pemerintah, hanya saja di sayangkan rapat pertama dan kedua dibilang katanya ada rapat lagi yakni rapat ketiga.
Tapi ternyata itu tidak dilakukan dan malam kami menerima surat pada tanggal 31 Desember sekitar pukul 12.00 siang dengan bunyi harus dikosongkan sampai dengan tanggal 3 Januari,” ucapnya.
Menyikapi hal ini Kabid Perdagangan Disperindag Sangihe Fera Massora ketika dihubungi terpisah menyatakan bahwa pembongkaran pasar Trikora untuk pembangunan Pasar Modern sudah melalui berbagai tahap.
“Untuk sosialisasi telah dilakukan kepada pedagang terkait dengan pembongkaran ini. Bahkan untuk pedagang yang terkena imbas pembongkaran sudah disiapkan lahan sementara oleh pemerintah,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan