BITUNG– Hari ini, Jumat (6/2/2026), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban pengungsi lansia akibat erupsi Gunung Ruang.
Sebanyak 3 unit kursi roda dan 2 tongkat walker diserahkan langsung kepada para lansia di Rusunawa Sagerat, Kelurahan Sagerat, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.
Kegiatan yang berlangsung pukul 11.30-12.00 WITA ini dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, dr. Rima Fien Lolong, M.Kes. Ia didampingi Theo Umbas, SSTP (Kepala Sub Bidang Rehabilitasi BPBD Sitaro) dan Mayor Cba Selfianus, S.H. (Dantim Intelrem 131/Stg).
Rombongan tiba di posko pengungsi pukul 11.30 WITA, langsung menyerahkan bantuan pukul 11.35 WITA, dan acara selesai lancar pukul 12.00 WITA.
Penyerahan ini merupakan respons cepat atas curhatan masyarakat pengungsi dari Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Bantuan sempat diajukan ke Pemkab Sitaro tapi tak kunjung terealisasi, hingga akhirnya disampaikan kepada Theo Umbas yang mendampingi pengungsi di Rusunawa Sagerat.
Kemarin sore pengungsi mengeluh, dan hari ini bantuan sudah tiba—kecepatan yang membuat warga terkejut.Masyarakat ramai mengapresiasi langkah Gubernur Sulawesi Utara.
“Respon Bapak Gubernur sangat cepat, tidak pake lama! Kami terkejut, kemarin sore sampaikan, hari ini langsung diberikan,” ujar salah seorang pengungsi.
Mereka juga menyampaikan terima kasih atas perhatian khusus kepada masyarakat kecil yang terdampak bencana.Upaya ini bagian dari program berkelanjutan Pemprov Sulut untuk tingkatkan mobilitas dan kualitas hidup lansia pengungsi di hunian sementara, memastikan bantuan tepat sasaran.(ite)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan