“Berempat ini, dihajar dari pos yang nggak tahu kami. Jegrek! Kami ditembak dari pos itu, dibalas pakai rocket launcher itu, dhier! Baru berhenti. Namun teman saya, Soenardi ternyata kena tembak,” kenangnya.
Operasi Dwikora merupakan operasi militer yang terjadi pada 1965. Operasi ini dilakukan sebagai respons dari RI yang tak setuju Inggris membentuk Federasi Malaysia.
Inggris, yang kala itu berupaya mengakhiri kolonisasi, hendak menggabungkan koloninya di Semenanjung Malaya dengan Sabah dan Sarawak yang terletak di Kalimantan.
Presiden RI kala itu, Soekarno, tak setuju karena Federasi Malaysia ini dapat menjadi boneka Inggris yang mengancam kemerdekaan Indonesia. Selain itu, pembentukan Federasi ini dinilai melanggar Perjanjian Manila yang ditandatangani pada 5 Agustus 1963.
Dalam perjanjian ini, Indonesia, Malaysia, dan Filipina sepakat warga Sabah dan Sarawak harus menentukan referendum dan nasib sendiri tanpa paksaan pihak luar, di bawah pengawasan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Namun, pada 16 September 2962, Inggris membentuk Federasi Malaysia.
Baca artikel CNN Indonesia “Cerita Eks RPKAD Pernah Tempur Lawan Pasukan Khusus Inggris SAS” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20220209115409-106-756937/cerita-eks-rpkad-pernah-tempur-lawan-pasukan-khusus-inggris-sas/2.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan