Dikatakannya Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulut Bapak Arbonas Hutabarat, KPJU unggulan tersebut perlu dikembangkan menjadi competitive advantage dengan mengoptimalkan titik kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang yang tersedia, serta mengeliminasi titik kritis yang menghambat.

Perlu diketahui, KPJU unggulan Sulut tersebut juga sesuai dengan komoditas ekspor utama Sulut, dimana kinerja ekspor LN Sulut pada Triwulan IV Tahun 2021 yang membaik terutama ditopang oleh pertumbuhan Ekspor LN Minyak Nabati yang tumbuh sebesar 99,71 persen.