MANADO– Sulut Riset dan Inovasi Expo 2025 yang digelar di Manado Town Square (Mantos) pada 20 November 2025 menjadi wahana unjuk karya inovatif putra-putri terbaik Sulawesi Utara.

Beragam inovasi mulai dari prototipe robotik, energi terbarukan, aplikasi kecerdasan buatan lokal, hingga alat produksi UMKM dipamerkan, menunjukkan kemajuan teknologi dan kreativitas generasi muda.

Acara ini menampilkan kompetisi sengit dengan penilaian ketat, menghasilkan pemenang inovasi terbaik III yang diraih oleh SMKN PP Kalasey.

Sementara itu, Catherine Asareel Karaeng dari SMA Negeri 1 Tombatu, perwakilan Minahasa Tenggara, terpilih sebagai Rangking I Duta Inovasi Pelajar Provinsi Sulawesi Utara.

Selain itu, para siswa SMK Negeri 1 Langowan menarik perhatian dengan karya mereka yang menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) melalui Smart Student Card dan Smart Switch (saklar pintar).

Inovasi lingkungan juga hadir lewat proyek alat monitoring kualitas air irigasi berbasis IoT yang mendapatkan sambutan positif.

Kehadiran Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) juga memberikan warna dengan menyumbang sejumlah hak kekayaan intelektual (HKI) paten, produk industri Biovina, serta buku karya ilmiah yang dipamerkan dalam Prisma Expo Unsrat.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang hadir memberikan penghargaan kepada para inovator, menekankan pentingnya ajang ini untuk memperkuat ekosistem inovasi di daerah.

Ia berharap Sulut Riset dan Inovasi Expo dapat menjadi agenda tahunan yang menjadi pusat riset unggulan di kawasan Indonesia Timur, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui inovasi lokal.

Menurut Gubernur Yulius, dukungan terhadap karya-karya inovatif muda yang menghadirkan solusi teknologi seperti robotik, energi terbarukan, dan aplikasi AI bisa mempercepat kemajuan daerah serta meningkatkan daya saing Sulut di tingkat nasional dan internasional.(*)

Editor: Yolister Karame