Liputan15.com,Minut -Bupati Minahasa Utara Joune Ganda bertemu Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI, Dr. Restuary Daud, di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Audiensi ini bahas penguatan ketahanan pangan, air, dan energi melalui program WEFSRID (Water, Energy, Food Security and Resilience in Indonesia’s Development). Bupati Joune tekankan komitmen daerah ikut program strategis ini untuk pembangunan berkelanjutan.
“Bagi kami, WEFSRID sangat relevan. Ketahanan pangan dan energi harus dikelola terintegrasi dari hulu ke hilir,” ungkap Bupati Joune Ganda. Didampingi Kepala Bappeda Hanny Tambani, ia rinci implementasi awal di 4.862 hektare meliputi 42 desa, fokus pengembangan pertanian-peternakan terpadu.
Sinergi Produksi dan Pasar LokalHasil WEFSRID disinergikan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kebijakan Distribusi Makanan Pangan (KDMP). KDMP jadi pusat penampungan, sementara SPPG kelola pembelian beras, telur, daging ayam, serta sayur.
“Petani dan pelaku usaha dapat tingkatkan produktivitas, dapat kepastian pasar, dan sejahterakan masyarakat,” tambah Bupati.
Program WEFSRID dorong kolaborasi sumber daya alam, saling dukung antar-sektor untuk dampak ekonomi besar. Harapannya, Minahasa Utara jadi model sukses hadapi tantangan ketahanan pangan, air, dan energi, tingkatkan produksi lokal serta kesejahteraan warga.(**)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan