MANADO– Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE langsung gerak cepat dorong roda ekonomi dengan keringanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) pertama hingga 25%.
Kebijakan stimulus ini dibahas dalam pertemuan seru bersama para dealer otomotif di Kantor Gubernur, Selasa siang, guna galakkan penjualan kendaraan baru sebagai penopang usaha masyarakat.
Gubernur Yulius menekankan peran vital sektor otomotif dalam menggerakkan ekonomi daerah. “Keringanan ini jadi stimulus bagi masyarakat beli kendaraan baru, tingkatkan penjualan otomotif, kuatkan daya beli, dan putar roda ekonomi—terutama jelang pembukaan izin pertambangan rakyat yang butuh armada segar,” tegasnya, seraya sebut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut yang akan jalankan program ini.
Para dealer hadir antusias sambut baik inisiatif ini. Mereka apresiasi langkah strategis Pemprov dan optimis diskon 25% bakal banjiri transaksi penjualan mobil serta motor.
“Kami siap sinergi sosialisasi ke masyarakat agar manfaatkan maksimal,” ujar perwakilan dealer, yakin kebijakan ini pulihkan perdagangan otomotif pasca-pandemi.
Kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan warga diharap jadi pemicu pertumbuhan ekonomi Sulut berkelanjutan. Tak hanya naikkan penjualan, program ini juga proyeksikan tambah penerimaan pajak kendaraan jangka panjang sambil dukung sektor pendukung seperti pertambangan rakyat.
Dengan momentum ini, Sulawesi Utara siap akselerasi—dari garasi kosong ke jalanan ramai kendaraan baru.(*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan