SULAWESI TENGAH– Sungai Ulubongka di Sulawesi Tengah berpotensi jadi “mesin hijau” raksasa. PT PLN (Persero) akselerasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ulubongka berkapasitas 300 MW, ditandai kunjungan lapangan Direktur Manajemen Pembangkitan Rizal Calvary Marimbo bersama elite daerah di lokasi proyek, Kamis (12/3).
Proyek strategis ini masuk Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034, prioritas energi baru terbarukan (EBT) lokal. Rizal soroti potensi DAS 3.330 km² dan debit 132,8 m³/detik. “PLTA ini pilar pasokan listrik bersih Sulteng, apresiasi dukungan daerah untuk Net Zero Emission,” tegasnya.
GM UID Suluttenggo Usman Bangun bilang ini transformasi bauran energi. “Bukan tambah kapasitas biasa, tapi stabilkan tegangan dari Pegunungan Bulan Jaya hingga Teluk Tomini, jaga ekosistem berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H., lihat peluang ekonomi. “Buka lapangan kerja, investasi industri-pariwisata, kami kawal kemudahan administratif,” katanya.
Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, tekankan sinergi lintas kabupaten. “Stabilitas energi dukung hilirisasi industri Morut dan rumah tangga Sulteng,” tambahnya.
Anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang S.Si., Apt. harap maksimal potensi SDA tanpa abaikan sosial masyarakat. PLTA Ulubongka bukti PLN bukan cuma penyedia listrik, tapi penggerak ekonomi hijau berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan