SANGIHE-Beredar video di media sosial kerusakan hutan yang besar akibat tambang Ilegal di Bowone Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dari video beredar penambang ilegal tidak ada rasa takutnya mereka mempertontonkan penggalian dengan alat berat di lokasi yang tidak berizin, seperti ada yang membeking aktivitas mereka.

Bahkan alat berat Masuk Sangihe merupakan alat berat baru yang diturunkan lewat kapal feri dan di bawah ke lokasi penambangan.

Dari informasi yang didapat sekitar 20 alat berat di lokasi tambang Bowone dengan pemilik yang berbeda-beda. Anehnya tidak ada aparat penegak hukum yang menindak aktivitas mereka.

Menurut warga, ada orang besar jadi beking aktivitas tambang Ilegal di Sangihe. Bahkan aparat penegak hukum tidak berani masuk. “Kami berharap pemerintah dan penegak hukum menghentikan aktivitas tambang Ilegal di Sangihe karena merusak hutan,” kata warga meminta namanya dirahasiakan.

Karena tambang Ilegal bukan milik masyarakat tapi milik pengusaha. “Bagaimana bisa masyarakat kecil menambang dengan alat berat eksavator, itu pasti pengusaha,” katanya mereka.

Aktivitas tambang Ilegal seperti melangkahi instruksi Presiden Prabowo. Dimana Presiden Prabowo pernah berpidato meminta Kapolri dan Panglima TNI untuk menindak aktivitas tambang Ilegal dan orang orang yang menjadi beking tambang Ilegal. (*)