LIPUTAN15.COM, BOLMUT – Kekecewaan mendalam dirasakan keluarga almarhum Candri Wartabone, karena hingga kini Polres Bolmut belum juga membuka perkembangan kasus tersebut ke publik.

Padahal, insiden yang merengut nyawa Candri di lokasi tambang Desa Paku Selatan, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolmong Utara sudah berlalu selama dua bulan tanpa ada titik terang yang berarti.

Pihak keluarga menilai kinerja aparat kepolisian (Polres Bolmut) sangat lamban dalam mengusut tuntas dalang di balik kasus kematian anak tercinta mereka.

Keheningan dalam proses penyelidikan membuat orang tua dari korban merasa keadilan bagi almarhum seolah dibiarkan menggantung tanpa kepastian hukum.

“Sudah lebih dari dua bulan berlalu, namun hingga hari ini masih tanpa kepastian pelaku,” ujar ayah dari korban, Palamolo Wartabone bersama istri, kepada sejumlah media, Selasa (1/4/2026).

Candri ditemukan meninggal di lokasi Tambang Toheahu pada Rabu (4/2/2026), dengan luka akibat benda tajam.

Dugaan kekerasan menguat, namun proses pengungkapan belum menunjukkan titik terang.

Palamolo Wartabone dan istrinya mengaku sudah berulang kali mendatangi Polres Bolaang Mongondow Utara.

Jawaban yang mereka terima tak berubah: diminta bersabar, sementara polisi disebut masih menelusuri kasus tersebut.

“Sudah lebih dari dua bulan, tapi kami belum juga tahu siapa yang bertanggung jawab atas kematian anak kami. Ini bukan kasus biasa, ini nyawa manusia,” ujarnya.

Ia menilai, aparat seharusnya mampu menelusuri pelaku, mengingat lokasi kejadian bukan area sepi dan aktivitas tambang berlangsung setiap hari.

“Di situ banyak orang. Kalau serius, pasti ada jejak. Jangan sampai kasus ini dibiarkan seolah tidak penting,” katanya.

Palamolo juga meminta aparat kepolisian bersikap terbuka kepada keluarga terkait perkembangan penyelidikan.

“Kami hanya ingin keadilan. Jangan biarkan pelaku bebas, sementara kami terus menunggu tanpa kepastian,” ucapnya.

Kepala Seksi Humas Polres Bolaang Mongondow Utara yang dihubungi media ini menyatakan akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan penyidik yang menangani perkara tersebut.

Ia menyebut, pihaknya akan menyampaikan perkembangan setelah memperoleh informasi dari tim penyidik.

Nvg