TOMOHON– Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., meresmikan Masjid Nurul Iman di Kampung Jawa dengan penuh haru, menandai kemenangan gotong royong masyarakat selama empat tahun.
Acara di lokasi masjid itu Sabtu lalu ditandai penandatanganan prasasti, penekanan tombol, dan pengguntingan pita bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara, Dr. Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd.
Dalam sambutannya, Senduk memuji kontribusi semua pihak. “Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid ini. Kebersamaan antara pemerintah dan jamaah Masjid Nurul Iman dapat terjalin dengan baik, sehingga pembangunan dapat berjalan dan selesai tepat waktu dalam kurun waktu empat tahun,” ujarnya.
Tak hanya soal masjid, Senduk memamerkan program unggulan Pemkot Tomohon yang langsung dirasakan warga. Ia tekankan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) ala Presiden RI untuk jaga kebersihan Kota Tomohon sebagai destinasi pariwisata. Warga pemegang KTP Tomohon pun bisa nikmati layanan kesehatan gratis di rumah sakit.
Lebih lanjut, Senduk perkenalkan “Corong Suara Rakyat” via WhatsApp (0821-5271-5474) untuk aduan dan saran pelayanan pemerintah. Darurat? Hubungi 112 gratis 24 jam, atau 110 Polri untuk kriminal, kecelakaan, dan gangguan keamanan. Ia ajak warga jaga ketertiban, kerukunan, dan harmoni.
Peresmian ini dihadiri tokoh penting seperti perwakilan Danrindam XIII/Merdeka (Kabag Umum Letkol Qomari), Kapolres Tomohon via Kapolsek Tomohon Selatan Iptu Stanny Elias, S.E., perwakilan Ketua PN Tondano (Sekretaris Nani Farida), anggota DPRD Herzon Ali Raemah, jajaran Pemkot, Kakan Kemenag Tomohon Pdt. Olva Moningka, S.PAK., M.Th., perwakilan PT PGE Lahendong Ruri Zontah, Ketua Panitia H. Hamzah Kiay Demak beserta Hj. Maryam Muchsin, Imam Masjid Haji Suharto Abusalam, Ketua BKM Hartono Masloman, serta jamaah dan Ketua KICI Sulut Ustadjah Sida Bahmid, S.Ag., M.Pd.
Masjid Nurul Iman kini jadi simbol persatuan di Kampung Jawa, siap jadi pusat ibadah dan kegiatan sosial.(Aldo)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan