Minahasa — Sidang Raya ke-35 Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) resmi dibuka pada Senin sore (29/6/2026) di Kiawa Resort, Jemaat Sola Gratia Kiawa. Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan kehadiran tokoh gereja, pejabat daerah, dan perwakilan umat dari berbagai jemaat.

Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, hadir menempati jajaran depan panggung sebagai representasi pemerintah kabupaten sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan KGPM. Bagi Vanda, yang akrab disapa Vasung, agenda lima tahunan tersebut merupakan momentum penting untuk menentukan arah pelayanan gereja dan kontribusinya terhadap pembangunan manusia di daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Johannes Victor Mailangkay, yang hadir mewakili Gubernur, menyampaikan apresiasi atas posisi historis KGPM dan berharap agar para delegasi dipimpin oleh Roh Kudus dalam setiap pengambilan keputusan. “Kami berharap seluruh delegasi senantiasa dituntun oleh Roh Kudus dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Mailangkay.

Pesan penting juga disampaikan Sekretaris Umum MPH Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Dr. Daryn Darmawan. Pdt. Daryn mengingatkan agar persidangan tidak terjebak pada rutinitas birokrasi, melainkan menjadi pertanggungjawaban rohani yang nyata bagi pelayanan di tengah masyarakat. “Yesus Kristus bukan hanya Tuhan di dalam gereja, tetapi juga di tengah kebangsaan. Jadikan persidangan ini sebagai pertanggungjawaban kepada Tuhan, bukan sekadar agenda pergantian pimpinan,” tegasnya.

Ketua Pucuk Pimpinan KGPM, Gbl. Frangky R. Londa, menekankan pentingnya semangat transformasi agar organisasi mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan landasan teologis yang kokoh. Pernyataan itu menjadi rangkaian pesan agar Sidang Raya ke-35 menghasilkan keputusan progresif dan relevan.

Selain berperan di panggung resmi, Vanda Sarundajang menunjukkan totalitas pelayanan dengan turun langsung ke area belakang venue. Usai prosesi pembukaan, ia meninjau dapur umum untuk memeriksa kesiapan logistik dan memastikan kualitas konsumsi bagi peserta persidangan. Aksi sederhana ini mendapat perhatian hadirin sebagai simbol kepedulian terhadap aspek pelayanan yang sering berjalan di balik layar.

Ibadah pembukaan yang dipimpin Ketua Majelis Gembala, Gbl. Vera Mamesa Lintong, M.Th., berlangsung tenang dan khidmat. Dengan kombinasi kegiatan formal di panggung dan perhatian pada urusan domestik seperti logistik, Sidang Raya ke-35 KGPM di Kiawa Resort menegaskan komitmen kolektif untuk menjalankan pelayanan yang menyeluruh — dari pengambilan keputusan strategis hingga pemenuhan kebutuhan praktis peserta.

Sidang ini diharapkan melahirkan langkah-langkah organisasi yang progresif dan aplikatif, sekaligus menjadi wahana pembaruan pelayanan gereja yang relevan dengan dinamika sosial dan tantangan zaman.