Minahasa Utara— Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Minahasa Utara dan Persatuan Wartawan Profesional Minahasa Utara (PROWM) menggelar dialog resmi bertema “Bacarita: Inovasi Daerah dalam Mendorong Program Kerakyatan JG-KWL” di JG Center, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan Coffee Morning yang digagas PROWM dengan Ketua Juent Myhard ini menjadi momen bersejarah saat Kepala BRIDA Minut, Dr. Stela Saftri, membuka dialog bersama para jurnalis sebagai garda terdepan pembawa informasi setiap inovasi daerah.
82 Inovasi Menunggu Validasi
Dalam sambutannya, Dr. Stela Saftri mengungkapkan bahwa saat ini telah tercatat 82 inovasi daerah yang diajukan berbagai OPD ke dalam sistem Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri.
“BRIDA ini adalah ‘dapur pemikiran’ pemerintah daerah. Tahun ini, berkat arahan Pak Bupati Joune Ganda, kami berhasil menghimpun, mematangkan, dan mengajukan 82 inovasi daerah,” tegas dr. Stela.
Ia menekankan bahwa capaian predikat ‘Sangat Inovatif’ bukan sekadar piala, melainkan indikator bahwa pelayanan publik benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat dan membuka peluang Minut meraih Dana Insentif Daerah (DID) dari Pusat.
“Inovasi bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Inovasi yang Menyentuh Warga
Sejumlah inovasi unggulan yang kini memudahkan kehidupan masyarakat antara lain pelayanan cepat dan tepat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sistem Peringatan Dini yang melindungi warga dari ancaman bencana lebih awal, gerakan Ketahanan Pangan yang memastikan pangan tersedia, cukup, dan terjangkau, serta Mal Pelayanan Publik (MPP) yang memudahkan segala urusan warga dalam satu tempat.
Ke depan, akan diadakan lomba inovasi bagi setiap ASN, agar semangat berkreasi tumbuh dari setiap pelayan masyarakat. Pemkab juga menjalin kerja sama dengan para peneliti yang tinggal di luar daerah, khususnya yang berasal dari Sulawesi Utara, untuk mengembangkan potensi daerah secara menyeluruh.
Peran Strategis Pers
Kepada rekan-rekan wartawan, Dr. Stela Saftri memberikan amanat penuh kepercayaan. “Kami berharap pers menjadi perpanjangan tangan, mata, dan telinga menyampaikan serta mengawasi agar inovasi ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa peran wartawan kini menjadi pilar utama kemajuan dengan menyampaikan dan menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami semua kalangan, mengawasi memastikan inovasi berjalan sungguh-sungguh bukan sekadar seremoni, menyuarakan dan mendengar aspirasi warga, serta menginspirasi bahwa Minahasa Utara mampu melahirkan karya yang luar biasa.
Satu Hati, Satu Tujuan
“Minahasa Utara tidak hanya membangun inovasi. Minahasa Utara membangun masa depan. Dan di masa depan itu, pemerintah berdiri tegak berdampingan dengan para wartawan: satu hati, satu tekad, satu tujuan—kemakmuran untuk seluruh rakyat,” tutup Dr. Stela.
Kegiatan ini digelar dengan niat tulus menyatukan pemahaman arah pembangunan inovasi daerah, agar informasi mengalir jelas dan benar ke seluruh pelosok masyarakat. Visi Bupati Dr. Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung (JG-KWL) adalah inovasi sejati yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Pemerintah daerah membuka pintu selebar-lebarnya bagi media untuk ikut mengawal, menyebarkan, dan mengawasi setiap langkah kemajuan, serta membangun kemitraan kokoh antara BRIDA, para peneliti, dan pers demi mengangkat pariwisata, pertanian, dan budaya menjadi kebanggaan seluruh daerah.(*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan