Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., didampingi Ketua TP‑PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk‑Karundeng dan Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri Ibadah Pengucapan Syukur Kota Tomohon yang dirangkaikan dengan pentahbisan dan peresmian menara lonceng Gereja Jemaat GMIM Kakaskasen Bait‑EL, Minggu (13/9/2026).
Acara menandai selesainya pembangunan menara yang menjadi simbol kebersamaan jemaat dan dukungan tokoh daerah.
Ibadah dipimpin Pdt. Djefri Saisab, S.Th., M.Si., selaku Wakil Sekretaris Koordinasi Program Antar Komisi Pelayanan Kategorial dan Lansia BPMS GMIM. Dalam khotbahnya, Pdt. Saisab menekankan makna syukur dan pentingnya kerja gotong royong dalam menyelesaikan proyek gereja yang melibatkan warga serta pihak terkait.
Wali Kota Senduk menyatakan rasa sukacita atas rampungnya pembangunan menara lonceng.
“Tentu ini menjadi hal yang menyukacitakan bagi seluruh jemaat di mana boleh menyelesaikan pembangunan menara lonceng gereja. Dan tentu ini berkat kerja bersama, berkat gotong royong, dan juga tentu berkat dari Bapak/Ibu, Pak Olly dan Pak Steven yang boleh hadir bersama‑sama. Tentu ini semua karena kasih karunia Tuhan,” ujar Senduk.
Dalam kesempatan itu, Senduk secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua II MPH PGI Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, S.E. dan Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Diakonia Steven Kandouw, S.E. karena telah hadir pada momentum Pengucapan Syukur Kota Tomohon, serta memberi dukungan bagi jemaat Bait‑EL Kakaskasen.
Wali Kota juga mengucapkan terima kasih atas bantuan lonceng yang diberikan oleh Olly Dondokambey. “Kami berterima kasih dan tentu jemaat yang ada di Bait‑EL ini juga bersyukur kepada Tuhan atas segala berkat di hari Pengucapan Syukur ini. Dan sekali lagi, tentu terima kasih kepada Pak Olly yang boleh bantu lonceng di GMIM Kakaskasen Bait‑EL ini,” kata Senduk.
Mengakhiri sambutannya, Senduk mengajak warga Tomohon memaknai perayaan Pengucapan Syukur dengan kesederhanaan dan semangat kebersamaan, serta menjaga hubungan baik antarwarga.
“Mari melaksanakan pengucapan syukur ini dengan kesederhanaan. Torang tetap baku‑baku baik, baku‑baku sayang, dan pasti berkat Tuhan selalu melimpah bagi torang semua,” imbuhnya.
Acara dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Wakil Ketua II MPH PGI Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, S.E.; Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Diakonia Steven Kandouw, S.E.; Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Jhonny Runtuwene, DEA; Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Pierre Makisanti; serta Ketua BPMJ GMIM Kakaskasen Bait‑EL Pdt. Jemmy Parengkuan, M.Th. Tampak pula para pendeta, pekerja gereja, kostor, pelayan khusus, seluruh jemaat, dan jajaran Pemerintah Kota Tomohon.
Selesainya menara lonceng tidak hanya memperkuat identitas visual GMIM Kakaskasen Bait‑EL, tetapi juga menjadi bukti pola kerja bersama antara jemaat, pemerintah daerah, dan unsur gerejawi. Hadirnya bantuan berupa lonceng dari tokoh provinsi menegaskan adanya dukungan lintas tingkat pemerintahan dan organisasi gereja terhadap kegiatan keagamaan di wilayah ini.
Peresmian menara lonceng pada momen Pengucapan Syukur Kota Tomohon menegaskan peran tradisi gerejawi dalam kehidupan sosial‑kultural kota. Bagi warga Kakaskasen, menara itu kelak menjadi penanda waktu ibadah sekaligus simbol penguatan kebersamaan komunitas.(Aldo)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan