LIPUTAN15.COM, BOLMUT – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongindow Utara melakukan audensi dengan Kementrian Kesehatan RI, Kamis, 05 November 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin lamgsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolmong Utara, Mohammad Aditya Pontoh, S.IP.

Aditya mengatakan, kedatangan kami ini bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan kesehatan dan pemenuhan fasilitas layanan kesehatan di Boltara yang memiliki wilayah seluas 1.856,86 km² dengan 88.993 jiwa penduduk di 6 kecamatan.

Katanya, Bolmut saat ini memiliki 2 RSUD (RSUD Bintauna dan RSUD Bolangitang yang sedang dibangun sebagai RS Program Hasil Terbaik Cepat/PHTC), 12 Puskesmas, 21 Pustu, 32 Poskesdes dan 19 ambulans.

Namun, menurut Aditya, masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi untuk meningkatkan layanan.

Adapun usulan prioritas yang diperjuangkan ke Kemenkes RI:

1. Penguatan RSUD: Pembangunan gedung CSSD, radiologi, ruang isolasi, instalasi farmasi, gedung pemulasaran jenazah, rumah dinas nakes, alat kesehatan emergensi, ambulans, serta alkes untuk RS PHTC Bolangitang.

2. Pembangunan Labkesda: Saat ini Boltara belum memiliki Labkesda, sehingga pemeriksaan spesimen masih harus ke Manado dengan jarak 6-7 jam.

3. Renovasi dan Pembangunan Puskesmas & Pustu: Renovasi Puskesmas yang rata-rata berusia di atas 12 tahun dan pembangunan baru/renovasi 7 Pustu yang kondisinya rusak sedang hingga berat.

4. Sarana Penunjang: Pengadaan ambulans transport dan mobil jenazah, IPAL di 6 Puskesmas, insinerator untuk 2 RSUD, serta penambahan dokter spesialis di RSUD PHTC Bolangitang dan RSUD Bintauna.

Ia berharap usulan tersebut mendapat dukungan dari Ditjen Kesehatan lanjutan dan Kesehatan Primer Kemenkes RI.

Saat ini Dinas Kesehatan, lanjutnya, sedang melengkapi data dukung untuk diunggah melalui sistem KOMDAT pembangunan Infrastruktur Kemenkes RI.

“Ini merupakan komitmen Pemkab Bolmut untuk pemerataan akses dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya

(Nvg/advetorial)