Liputan15.com,Minsel-Pemanfaatan Dana Desa di setiap Desa yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan terus di genjot, apa terlebih dalam transparan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) khususnya Desa Kota Menara Kecamatan Amurang Timur tahun 2019.

Hal itu diungkapkan langsung Penjabat hukum tua Kotmen Vendy Warupangkey di sela-sela kunjungan redaksi ini di lokasi pengerjaan, Rabu (12/6) siang tadi.

Gotong-royong : Proses pembuatan talud di Desa Kotmen yang menggunakan anggaran dandes tahap I tahun 2019
Secara transparan ia membuka bahwa pencairan tahap satu, dengan nilai Rp 152.598.800 semuanya akan difokuskan untuk membangun infrastruktur desa. Sebagaiman yang diamanatkan dalam musrembang sebelumnya.

“Itu terdistribusi dalam beberapa proyek fisik diantaranya pembangunan Gorong-gorong ada 5 Unit total anggaran Rp 32.050.984, Kemudian pembuatan jalan Rabat Beton Jaga 1 sepanjang 36 meter. Anggaran sekira Rp23.611.345, dan juga pembuatan jalan Rabat Beton Jaga 3 dengan anggaran Rp34.413.960,” beber birokrat yang juga merupakan mantan aktivis GMKI Manado itu.

Selain itu ada juga pembangunaan talud jaga 5 dengan ukuran 52 meter yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 27.874.460, dan yang terakhir digunakan untuk pembangunan talud jaga 4 panjang 37 meter total anggaran Rp 18.925.150.

Di samping itu, sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik terhadap pengeloaan dana desa, ia menyampaikan total pagu anggaran dana Desa Kota Menara mencapai sekira Rp 1 M lebih. Yang akan dikelola sesuai peruntukan untuk pembangunan desa yang dipimpinnya itu. (Rincian baca grafis). Itu sebab ia meminta seluruh steikholder masyarakat desa Kota Menara supaya rame-rame mengelola nggaran dandes secara partisipatif.

“Mari awasi sama-sama. Kita bangun desa bersama. Bangga membangun desa,” tutupnya.(Jufan)