LIPUTAN15.COM,MINUT-Lomba Kompetisi Musik Kolintang Kategori Sekolah SD dan SMP di JG Center Kabupaten Minahasa Utara.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam hal ini Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, membuat Pekan Rakyat di JG Center dengan membuat iven yang menarik untuk kalangan masyarakat, antara lain lomba kompetisi musik kolintang kategori Sekolah SD dan SMP (13/06/2022).
Dalam lomba kompetisi musik kolintang tersebut, di bagi dua kategori yaitu kategori Sekolah SD dan SMP. Sekolah SD yang mengikuti lomba kompetisi musik kolintang ada lima Sekolah SD yaitu SDN Treman B, SDN Maumbi, SD GMIM Kayuuwi, SD Inpres Kolongan, SDN Treman A.
Kategori tingkat Sekolah SMP ada tiga SMP yaitu SMP St Johanis Laikit, SMPN2 Manado, SMPN2 Kalawat.
Dalam lomba kompetisi musik kolintang ini, Kadis Diknas Kabupaten Minahasa Utara Petra Enoch menyampaikan bahwa, sekolah yang belum mempunyai alat kolintang ini, agar dapat mempunyai alat kolintang tersebut.
“Dan dalam rangka 17 agustus 2022 ke depannya ada dua kegiatan muatan lokal, yaitu tarian maengket dan musik kolintang, semua sekolah wajib ikut, dan dua skala kegiatan ini akan menjadi sebuah perioritas untuk kegiatan Diknas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara,” ujarnya.
Lanjutnya, dua kategori ini kita akan mengangkat kebudayaan yang ada di Kabupaten Minahasa Utara yang sudah terabaikan, dan kita akan membuat kolintang dan maengket ini, merakyat di Kabupaten Minahasa Utara.
“Ini menjadi tujuan kami untuk Kebudayaan dan Minahasa Utara ditingkatkan,” ujarnya.
Di tambahkan juga oleh Kadis Diknas bagi sekolah – sekolah yang sudah mengikuti lomba musik kolintang selamat mengikuti lomba, dan support juga bagi kepala sekolah, guru – guru dan terlebih orang tua yang sudah kerelaan dan memberikan kesempatan kepada anak – anak, untuk membina bakat dari anak – anak ini kalau tidak ada jiwa seni tidak akan jadi.
“Orang tua harus mensupport anak – anak ini untuk mengembangkan bakat seni mereka apalagi Pak Bupati adalah Ketua Pingkan se Sulawesi Utara, torang sukseskan musik kolintang ini agar membuming bukan cuma di Kabupaten Minahasa Utara melainkan keluar dari Kabupaten Minahasa Utara,”tutupnya. (MD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan