Lanjutnya, akumulasi absen melalui sidik jari /finger print memang dilakukan, namun meskipun demikian hasilnya belum tentu dapat menyimpulkan kinerja keseharian.
“Harus ada pengawasan langsung seperti sidak atau inspeksi mendadak untuk meninjau langsung aktivitas yang dijalankan para pegawai di masing-masing perangkat daerah,” ujarnya.
“Saya berharap kita memiliki pandangan yang sama bahwa dengan adanya disiplin kerja yang tinggi maka akan dapat meningkatkan kinerja dimana target-target dalam pelayanan dan pembangunan akan tercapai, selanjutnya diikuti dengan peningkatan kepuasan masyarakat kota tomohon yang kita cintai,” sambungnya.
PNS harus meningkatkan juga kompetensi, jangan sampai justru “Nakon yang Kase blajar pa PNS”. Bekerja dengan hati. Jangan ada semacam istilah “Kabid rasa kadis” atau bawa-bawa nama walikota atau wakil walikota. harus kerja sesuai tupoksi.
“Pada kesempatan ini saya mengharapkan agar seluruh peserta kegiatan mengikuti dengan serius, disiplin dan penuh tanggung jawab sampai selesai serta harus mempersiapkan diri dengan baik karena akan dilakukan penilaian kompetensi sebagai dasar perpanjangan kontrak,” harapnya.
Hadir juga pada apel ini Ketua TP-PKK Kota Tomohon Ibu drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E. bersama Jajaran Pemerintah Kota, Para PNS, Pegawai BUMD dan Para Calon Tenaga Kontrak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan