LIPUTAN15.COM– Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya mendukung pertumbuhan industri nasional melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan para pelanggan industri di Kawasan Industri Jawa Barat dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Jawa Tengah.

Kesepakatan ini mencakup kapasitas listrik sebesar 1.800 megavolt ampere (MVA), yang diharapkan meningkatkan daya saing kawasan sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Direktur Utama PT United Power Indonesia, Jony Oktavian, menyampaikan apresiasi atas fasilitasi PLN dalam penyediaan listrik yang andal dan memadai di KEK.

“Listrik PLN sangat vital bagi pengembangan kawasan industri dan KEK di Indonesia. Kami berterima kasih atas kerja sama yang terus diperkuat demi kemajuan bersama,” ungkap Jony.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan pengadaan listrik bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing industri lokal.

“Listrik adalah motor penggerak ekonomi. Dengan infrastruktur kelistrikan yang handal, industri tumbuh, investasi melaju, dan lapangan kerja banyak tercipta. PLN berkomitmen menjadi katalis pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Darmawan menambahkan bahwa PLN juga berfokus pada pengembangan energi bersih sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

“Sistem kelistrikan PLN akan semakin hijau, andal, dan efisien ke depan. Kami terus mendorong peningkatan energi baru terbarukan agar pasokan listrik tidak hanya bersih tapi juga terjangkau untuk semua masyarakat dan pelaku usaha,” pungkasnya.

Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor industri di kawasan-kawasan vital, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.