LIPUTAN15.COM MELONGUANE – Polres Kepulauan Talaud menggelar rilis akhir tahun terkait penanganan perkara dan kinerja yang dilaksanakan selama tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vidcon Polres Talaud pada Rabu (31/12/2025) yang
dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.IK, MH
ini merupakan wujud nyata transparansi institusi Polri kepada publik.

Didampingi Kabag Ops Yakobus Melale, SH, S.AB, MM, Kasat Reskrim Iptu Glenn C Damar, S.Th, SH, MH, Kasat Intelkam Iptu Sutarno dan Kasat Lantas Iptu Christian Mewengkang, SH, Kapolres Talaud memaparkan sejumlah perkara yang ditangani Satreskrim yakni sekitar 329 perkara.

“Jumlah ini turun dibanding perkara dari tahun 2024 sebanyak 344. Namun dalam penyelesaian perkara, untuk tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data yang ada, Satreskrim pada tahun 2024 menyelesaikan 142 perkara, sementara untuk tahun 2025 berhasil menyelesaikan 159 atau meningkat sebesar 11,9 persen,” ungkap Kapolres Talaud.

Lanjutnya bahwa untuk penanganan Tipikor tahun ini telah memenuhi target sebanyak 1 perkara dibanding tahun sebelumnya yang nihil.

Sementara itu kata Kapolres Talaud bahwa untuk indeks perkara Lakalantas pada tahun ini tren indeksnya juga mengalami penurunan dibanding tahun 2024.

Pada tahun lalu jumlah lakalantas sebanyak 81, sedangkan tahun ini turun sebanyak 72 lakalantas. Sementara untuk usia korban lakalantas berada dikisaran usia 18 – 40 tahun.

“Penyebab lakalantas didominasi faktor kelalaian pengemudi dan pengaruh sudah mengkonsumsi miras sehingga kehilangan kendali. Rata rata lakalantas tunggal,” ucapnya.

Sedangkan untuk pelanggaran yang terjaring dan kena tilang tahun ini turun menjadi 206 dibanding tahun kemarin dengan jumlah pelanggar yang kena tilang sebanyak 1.132 pelanggar.

“Berarti ada perbaikan peningkatan kesadaran masyarakat untuk memahami peraturan, patuh dan tertib berlalulintas. Ini tak lepas dari upaya sosialisasi dan pendekatan yang intens dilakukan Satuan Lalu Lintas, baik di sekolah sekolah maupun lokasi lainnya,” katanya.

Selain itu untuk operasi yang telah dilaksanakan tahun ini terdiri dari operasi keselamatan, operasi patuh, operasi zebra, operasi premanisme, operasi ketupat dan operasi lilin yang masih sementara berjalan.

Terkait rekrutmen anggota Polri di wilayah hukum Polres Kepulauan Talaud. Untuk tahun 2024 pendaftarnya sebanyak 106, yang lulus 6 orang generasi putra putri bumi porodisa. Sementara untuk tahun ini pendaftar anggota Polri naik menjadi 171 orang, dan yang lulus 7 orang.

“Kedepan kami akan melaksanakan juga pembinaan dan pembimbingan kepada putra putri delegasi dari Kepulauan Talaud untuk bisa lolos menjadi anggota Polri. Apalagi Polres Kepulauan Talaud membutuhkan penambahan personel,” tukasnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Polres Kepulauan Talaud juga mensupport penuh program Kapolda Sulut terkait pembentukan Unit Patroli Keamanan dan Ketertiban yang disingkat ‘PANTERA’ di Satuan Samapta yang dalam pelaksanaannya turut melibatkan personil Kodim 1312/Talaud dan Lanal Melonguane.

Selain itu, Polres Kepulauan Talaud juga telah melaunching Pamapta Polres Kepulauan Talaud. Usai dibentuk, Pamapta bergerak cepat merespon aduan masyarakat.

“Rilis Akhir Tahun 2025 ini menjadi refleksi menyeluruh sekaligus pijakan evaluasi bagi Polres Kepulauan Talaud untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme penegakan hukum, serta pemeliharaan kamtibmas, guna mewujudkan Bumi Porodisa yang aman, tertib, dan kondusif di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (tni)