TOMOHON— Warga Kota Tomohon mengeluhkan kondisi jalan nasional yang berlubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Sejumlah lubang berukuran kurang lebih 30 x 30 sentimeter ditemukan di pinggiran badan jalan, bahkan ada yang mencapai kedalaman sekitar 20 sentimeter.
Pantauan media ini, beberapa titik yang cukup parah berada di depan SMP Katolik Gonzaga Tomohon hingga kawasan depan Pizza Hut Tomohon. Di lokasi tersebut terlihat sekitar dua hingga empat lubang bekas galian proyek yang belum diperbaiki secara maksimal.
Berdasarkan penelusuran, lubang-lubang tersebut merupakan bekas pekerjaan pemasangan perangkat milik Telkom Indonesia yang dikerjakan oleh pihak ketiga, yakni PT Putri Ratu Mandiri. Proyek tersebut diketahui berlangsung pada tahun 2025 dan membentang di sepanjang jalan nasional, mulai dari Kelurahan Kinilow hingga Kelurahan Tumatangtang.
Namun, warga menilai perbaikan pasca pengerjaan proyek tidak dilakukan secara optimal. Lubang bekas galian disebut hanya ditutup menggunakan semen tanpa pengaspalan kembali, sehingga mudah rusak dan kembali berlubang.
Kondisi ini membuat para sopir mikrolet dan pengendara sepeda motor merasa resah. Bahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa pengendara motor tampak hampir terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam tersebut.
“Proyek ini tahun 2025, tapi sampai sekarang belum diperbaiki dengan baik. Kami sebagai warga tentu kesal karena sangat membahayakan,” ungkap Fandi, penjaga toko yang berada di samping Pizza Hut Tomohon.
Warga pun mengecam kondisi tersebut dan meminta pihak ketiga segera bertanggung jawab melakukan perbaikan permanen. Perwakilan masyarakat, Dani Tular, menyatakan bahwa apabila tidak ada tindak lanjut dari pihak terkait, warga akan melaporkan persoalan ini ke Kejaksaan Negeri Tomohon untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak pelaksana proyek segera turun tangan agar kondisi jalan kembali aman dan nyaman dilalui, terlebih lokasi tersebut berada di kawasan sekolah dan pusat aktivitas warga.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan