TALAUD– Dua unit mesin pembangkit listrik berkapasitas masing-masing 800 kW tiba di Pelabuhan Melonguane pada akhir pekan ini. Pengiriman ini bagian dari upaya PT PLN (Persero) memperkuat sistem kelistrikan di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina.
Kedatangan mesin tersebut disambut Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, dan pejabat daerah setempat. Fasilitas baru ini diharapkan menstabilkan pasokan listrik di daerah kepulauan yang menghadapi tantangan geografis dan logistik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menyebut tantangan wilayah kepulauan tidak menghalangi komitmen perusahaan. “Setiap rumah di beranda utara NKRI harus menyala. Penambahan ini memastikan kualitas hidup di Talaud setara wilayah kota,” katanya.
Usman menambahkan, tambahan daya ini mendukung sektor perikanan, pariwisata bahari, dan layanan publik. Sementara Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, mengonfirmasi bahwa ini tahap awal dari empat unit mesin. “Dua unit lagi dalam pengiriman dan akan tiba pada jadwal logistik berikutnya. Ini jawab kebutuhan energi yang tumbuh, tingkatkan keandalan sistem,” ujarnya.
Bupati Welly Titah memuji respons cepat PLN. “Listrik andal jadi kunci transformasi ekonomi. Ini nyawa bagi pendidikan, kesehatan, dan UMKM kami,” tandasnya.
Setelah keempat unit beroperasi penuh, sistem kelistrikan Talaud diproyeksikan punya cadangan daya untuk investasi dan kesejahteraan berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan