MAGELANG– Ketua DPRD Sulawesi Utara dr. Fransiscus A. Silangen, Sp.B-KBD, tak tinggal diam. Ia hadiri Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) LEMHANAS RI di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil) Magelang—retreat elit kumpulkan ketua DPRD seluruh Indonesia.
Tema dahsyat: “Memperkuat Peran Pimpinan Legislatif dalam Mensukseskan Program AstaCita Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Peserta dibekali nilai kebangsaan, pengawasan tajam, dan sinkronisasi kebijakan daerah dengan visi Jokowi-Prabowo era baru.
Lokasi Akmil bukan sembarang. “Kawah Candradimuka” TNI tanam disiplin besi, integritas mutlak, jiwa korsa. dr. Fransiscus serap ilmu ini untuk Sulut. “Momentum emas pererat silaturahmi, tajamkan kebijakan daerah selaras pusat,” ujarnya.
Komitmennya konkret: DPRD Sulut jadi akselerator AstaCita—ketahanan pangan, ekonomi hijau, SDM unggul. “Kami motor penggerak pro-rakyat: kawal pemerataan pembangunan, jaga stabilitas nasional capai 2045,” tegas politisi senior ini.
Retreat ini beda. Tak sekadar seminar, tapi transformasi. Peserta diskusi intens, sharing pengalaman, bangun jaringan nasional. Untuk Sulut, berarti program lokal seperti agro modern Bitung, wisata premium Bunaken, dan pendidikan vokasi Manado kian selaras target emas.
Kehadiran dr. Fransiscus bukti legislatif Sulut proaktif. Pulang Magelang, ia bawa “amunisi” baru. DPRD kawal eksekutif agar AstaCita bukan janji kosong. Dampak? Sulut maju pesat, kontribusi besar bangsa maju.
Hadiri event nasional seperti ini tunjukkan Sulut tak marginal—pemain kunci Indonesia Emas.(ite)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan