PALU– Dari bengkel SMK Kota Palu, lahir keterampilan hijau yang mengubah motor bensin biasa menjadi kendaraan listrik ramah lingkungan.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) meraih penghargaan prestisius Nusantara CSR Awards 2026 dengan predikat Platinum Alignment di kategori Transisi & Adaptasi Krisis, berkat program “Edukasi Ekosistem Green Energy: Pelatihan & Praktik Konversi Motor Konvensional menjadi Motor Listrik”.

Program inovatif ini mencetak skor gemilang 90,45 berdasarkan metodologi La Tofi ESG Rating yang diperkaya Corporate Economic Protection Index (CEPI)—bahkan meraih CEPI Platinum Performance dengan nilai 1,93. Artinya, setiap Rp1 investasi CSR PLN lindungi Rp1,93 nilai ekonomi perusahaan dari risiko operasional, membuktikan CSR bukan beban, tapi benteng bisnis hijau.

Penghargaan diserahkan langsung oleh La Tofi, Chairman La Tofi School of Social Responsibility, kepada perwakilan PLN UID Suluttenggo di Ramayana Terrace, Hotel Kempinski Jakarta. General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyebut ini validasi transformasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terukur.
“Platinum ini bukan trofi seremonial, tapi bukti komitmen nyata. Di SMK Palu, kami tak hanya ajar keterampilan konversi motor listrik, tapi bangun fondasi ekonomi hijau Sulawesi Tengah,” tegas Usman.

Ia tambahkan, “CEPI 1,93 tunjukkan CSR kami mitigasi risiko sambil ciptakan ekosistem EV solid—setiap rupiah beri manfaat ganda: majukan SDM lokal dan jamin bisnis energi bersih.”
Mewakili Menteri ESDM, Kepala BPSDM ESDM Prahoro Yulijanto Nurtjahyo, Ph.D, puji inisiatif ini selaras transisi energi nasional. “Kualitas SDM kunci utama. Pelatihan praktik konversi ini pastikan Indonesia relevan di industri global,” ujarnya.

Farid Singgih, Direktur La Tofi ESG Rating, angkat topi atas integrasi sosial-risiko bisnis PLN—langkah yang jarang dilakukan perusahaan lain. Di SMK Palu, siswa tak sekadar teori: mereka praktik langsung konversi, lengkap baterai, dinamo, controller, siap jadi tulang punggung dekarbonisasi.

Usman janjikan ekspansi: “PLN UID Suluttenggo lanjutkan Green Energy lebih luas, jadi katalisator generasi adaptif iklim dan mandiri ekonomi.” Pencapaian ini perkuat PLN sebagai pionir ESG Indonesia—energi bersih, jaminan kemakmuran masa depan.(*)