MANADO– Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menjadi sorotan dunia olahraga nasional berkat Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026.
Ajang prestisius ini resmi dibuka Bupati Michael Thungari di Gedung Olahraga (GOR) Membara Manente, Senin (13/4/2026), mempertemukan 343 petinju muda berbakat dari 36 sasana di lima provinsi: Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, dan Papua Barat.
Turnamen yang berlangsung hingga 18 April 2026 ini bukan hanya arena kompetisi sengit, tapi juga misi sosial untuk membina generasi muda. “Ini ruang bagi anak-anak muda menyalurkan energi dan bakat secara positif, sekaligus menjaring atlet potensial menjadi kebanggaan daerah,” tegas Ketua Panitia Johanis Pilat.
Bupati Thungari menyoroti warisan tinju Sangihe yang kaya. “Dari GOR Membara ini, kita tegaskan Sangihe terus melahirkan petinju tangguh untuk bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional,” ujarnya optimis, sambil mengajak atlet lokal menjadikan event ini ajang belajar sportivitas.
Dukungan kuat datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut, Rinny Mamahit, yang membacakan sambutan Gubernur, memuji fasilitas GOR Membara yang layak untuk event besar. “Kejuaraan ini beri kontribusi nyata bagi kemajuan tinju Sulut,” katanya.
Pembukaan dirayakan meriah dengan kehadiran Wakil Bupati Tendris Bulahari, unsur Forkopimda, Sekda Melanchton Harry Wolff, pengurus Pertina, dan ribuan warga yang memadati arena. Dengan semangat persaudaraan dan sportivitas, Piala Bupati Sangihe 2026 diharapkan lahirkan bintang tinju baru yang mengharumkan nama Nusantara.(d’ka)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan