TOMOHON-Dalam rangkaian kegiatan Manado Mission 2026 bertajuk Davao Region Tourism Roadshow in Manado, delegasi dari Provinsi Davao, Republik Filipina, melaksanakan kunjungan wisata ke Kota Tomohon pada Rabu (8/4).

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda ekskursi resmi untuk mempererat kerja sama pariwisata dan hubungan antarwilayah di kawasan Asia Tenggara.

Delegasi yang hadir terdiri dari sejumlah pejabat penting, di antaranya Konsul Muda Manfred Neale M. Manalo, Gubernur Davao de Oro Raul G. Mabanglo, Wali Kota Tarragona Art Benjie Bulaong, serta Wali Kota Governor Generoso Juanito C. Inojales. Turut hadir pula perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan jajaran Konsulat Jenderal Filipina di Manado.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara Kartika Devi Tanos bersama Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kota Tomohon Judhistira A.K. Siwu sebagai bentuk penghormatan Pemerintah Daerah kepada tamu internasional.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diajak meninjau sentra produksi Rumah Panggung Woloan. Di lokasi ini, para delegasi melihat langsung proses pembuatan rumah kayu khas Minahasa yang telah dikenal hingga mancanegara, sekaligus memahami nilai budaya dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.

Selanjutnya, rombongan menikmati keindahan Danau Linow, salah satu destinasi unggulan Kota Tomohon. Dengan udara sejuk dan panorama alam yang memukau, para tamu disuguhi kopi hangat sambil bersantai dalam suasana penuh keakraban.

Di sela kunjungan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon turut memaparkan rencana pelaksanaan Tomohon International Flower Festival 2026 serta mengajak dukungan dari Kementerian Luar Negeri RI. Ajakan tersebut mendapat respons positif, mengingat kementerian sebelumnya telah berkontribusi dalam penyelenggaraan TIFF pada tahun-tahun sebelumnya.

Sepanjang kegiatan, delegasi tampak antusias dan menikmati seluruh rangkaian agenda yang disiapkan hingga akhirnya meninggalkan kawasan Danau Linow pada pukul 17.00 WITA.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di bidang pariwisata dan promosi budaya, serta membuka peluang jejaring diplomasi antardaerah di Asia Tenggara. Selain itu, momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan potensi wisata unggulan Kota Tomohon ke tingkat internasional.