TOMOHON — Pemerintah Kota Tomohon terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong sektor pariwisata menuju level internasional.
Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, melakukan pertemuan strategis dengan pemilik Maron Grup, Ronal Korompis dan Mary Wewengkang, di kediaman mereka di kawasan Adityawarman, Jakarta Selatan, Sabtu (3/5).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tomohon, Jean d’Arc Senduk-Karundeng, serta Tim Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Tomohon. Suasana diskusi berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus pada langkah konkret pengembangan sektor pariwisata di Kota Bunga.
Berbagai hal strategis dibahas, mulai dari penguatan infrastruktur pariwisata, peningkatan kualitas destinasi unggulan, hingga penataan kawasan wisata agar semakin menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Maron Grup sendiri dikenal telah berkontribusi besar dalam pengembangan destinasi wisata di Tomohon dan Sulawesi Utara, seperti Danau Linow (De Linow), Taman Kelong, Bukit Doa, Bukit Berbunga, hingga Pulau Lihaga. Kehadiran mereka dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pembangunan hotel berbintang empat yang akan dikelola oleh Metland/Ciputra Grup di kawasan Taman Kelong, area Maron Grup. Hotel tersebut ditargetkan mulai beroperasi saat pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, guna meningkatkan kapasitas akomodasi serta mendukung citra Tomohon sebagai destinasi wisata internasional.
Selain itu, persiapan pelaksanaan TIFF 2026, pengembangan kawasan wisata Rurukan, serta penataan kota juga menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Wali Kota Caroll Senduk menegaskan komitmennya untuk membentuk tim khusus yang melibatkan pemerintah dan sektor swasta dalam percepatan pembangunan pariwisata. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta mempercepat realisasi berbagai program strategis.
Sementara itu, Mary Wewengkang dan Ronal Korompis menyatakan kesiapan Maron Grup untuk terus berkontribusi, tidak hanya dalam sektor pariwisata, tetapi juga pendidikan di Kota Tomohon sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah asal.
Tim BPPD Kota Tomohon yang turut hadir, di antaranya Habelana Lucia Goni, Lukas Umboh, dan Levita Supit, juga menyampaikan komitmen mereka untuk terus mempromosikan potensi wisata Tomohon serta membuka peluang investasi baru.
Langkah kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta ini menjadi sinyal kuat bahwa Tomohon tengah bertransformasi menjadi destinasi wisata unggulan yang siap bersaing di kancah global.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan