TOMOHON– Suasana haru dan penuh sukacita mewarnai acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Sekolah SD Katolik Santa Clara Tomohon yang diawali dengan Perayaan Misa Kudus di Gereja Hati Kudus Yesus, Tomohon.

Setelah misa, kegiatan dilanjutkan dengan acara perpisahan dan pelepasan Kepala Sekolah SD Katolik Santa Clara Tomohon, Lucia Macrien Supit, S.Pd., yang memasuki masa purna tugas setelah puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan.

Acara tersebut dihadiri Ketua Yayasan Joseph Esa Ene, Suster Christine Weridity, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon Dolvin Karwur, para guru, orang tua murid, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, jabatan Kepala Sekolah SD Katolik Santa Clara Tomohon secara resmi diserahkan kepada Martha Sewow, M.Pd., yang akan melanjutkan kepemimpinan dan berbagai program pendidikan di sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Lucia M. Supit mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perjalanan panjang yang telah dilaluinya bersama SD Katolik Santa Clara Tomohon.

“Saya masuk sebagai guru di SD Katolik Santa Clara pada tanggal 6 Desember 1986. Banyak sekali kisah, pengalaman, suka dan duka yang saya alami selama mengabdi di sekolah ini. Santa Clara bukan hanya tempat saya bekerja, tetapi sudah menjadi bagian dari hidup saya dan keluarga besar yang sangat saya cintai,” ungkap Lucia dengan penuh haru.

Ia juga menyampaikan rasa bangga atas berbagai prestasi yang berhasil diraih SD Katolik Santa Clara selama masa kepemimpinannya, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Semua prestasi yang diraih sekolah ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kerja sama yang baik antara yayasan, para guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah. Saya bersyukur boleh menjadi bagian dari perjalanan luar biasa ini,” katanya.

Lucia turut berpesan agar semangat kebersamaan, disiplin, dan pelayanan yang selama ini menjadi ciri khas SD Katolik Santa Clara terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Saya percaya di bawah kepemimpinan Ibu Martha Sewow, sekolah ini akan semakin maju dan terus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta takut akan Tuhan. Terima kasih untuk semua dukungan dan kebersamaan selama hampir 40 tahun pengabdian saya,” tuturnya.

Sementara itu, berbagai apresiasi dan penghargaan disampaikan kepada Lucia M. Supit atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusinya dalam memajukan pendidikan di Kota Tomohon, khususnya di SD Katolik Santa Clara yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah dasar berprestasi.

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata, ungkapan terima kasih dari para guru dan siswa, serta doa bersama sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Lucia M. Supit yang telah mendedikasikan hampir empat dekade hidupnya untuk dunia pendidikan.