LIPUTAN15, Sangihe — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe terus mempercepat upaya pemulihan pascagempa yang melanda wilayah tersebut. Melalui rapat koordinasi penanganan bencana, pemerintah memfokuskan percepatan penyaluran bantuan bagi warga terdampak serta perbaikan sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, saat memimpin rapat koordinasi penanganan pascabencana bersama jajaran pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Sabtu (13/6/2026).
Dalam arahannya, Thungari menegaskan seluruh warga terdampak, baik yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat, harus menerima bantuan secara merata sebagaimana yang telah dilakukan di wilayah perbatasan.
“Pemerintah daerah berupaya agar seluruh bantuan dapat segera disalurkan dan tidak ada masyarakat terdampak yang terlewat,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 533 warga telah terdata sebagai penerima bantuan. Pemkab menargetkan seluruh bantuan sementara dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan masing-masing penerima.
Selain percepatan distribusi bantuan, seluruh perangkat daerah juga diminta aktif melaporkan kebutuhan dan kendala di lapangan. Langkah ini dilakukan agar pemerintah dapat melakukan penyesuaian serta memperkuat koordinasi dan sumber daya antarinstansi guna mempercepat proses pemulihan.
Rapat tersebut turut membahas sejumlah kerusakan fasilitas umum yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun pemerintah pusat. Fasilitas yang menjadi prioritas penanganan meliputi sekolah, rumah dinas guru, madrasah, puskesmas, hingga rumah ibadah.
Menurut pemerintah daerah, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama karena kegiatan belajar mengajar harus segera kembali normal. Di beberapa wilayah terdampak, proses pembelajaran masih berpotensi dilakukan di luar ruangan apabila perbaikan fasilitas belum dapat segera dilaksanakan.
Sementara itu, terkait rumah ibadah yang mengalami kerusakan, Pemkab Kepulauan Sangihe telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Masyarakat bersama pengelola rumah ibadah diminta menyiapkan proposal sebagai dasar pengajuan bantuan.
Pemkab juga berharap dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur publik dapat dipercepat sehingga pelayanan kepada masyarakat segera pulih.
Selain mengevaluasi kondisi terkini, rapat koordinasi tersebut juga membahas rencana penanganan selama sepekan ke depan, termasuk pemetaan stok bantuan yang tersedia, kebutuhan tambahan logistik, serta strategi distribusi agar seluruh wilayah terdampak dapat terlayani secara optimal.
Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Michael Thungari bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Johanis Pilat. Hadir pula Ahli Madya Wilayah II BNPB Rudy Supryadi, S.E., Andlis Beben Canaan, serta sejumlah kepala OPD terkait.(D’ka)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan