MANADO-Akreditasi adalah bagian dari budaya kerja yang harus kita bangun bersama. Hal ini ditekankan Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes. ketika menghadiri PITSTOP Akreditasi Extra Day pada Jumat (3/7/2026) di Auditorium Lantai 2.

Sebagai upaya memperkuat pemahaman civitas rumah sakit terhadap standar akreditasi dan meningkatkan kesiapan menjelang survei.

Prof Starry menegaskan bahwa akreditasi lebih dari sekadar penilaian formal. ia merupakan komitmen institusi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Dia juga mengajak seluruh civitas mengikuti kegiatan ini dengan sungguh‑sungguh agar kita siap menghadapi survei dan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Prof. Starry.

Sebelumnya Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 15.00 WITA diikuti pegawai dari berbagai unit kerja dan dirancang agar seluruh peserta memahami serta mampu menerapkan standar mutu dan keselamatan pasien secara konsisten.

Dalam pelaksanaan, peserta diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian materi, mengunduh e-book “Panduan Praktis Menuju Mutu Berkelanjutan” sebagai bahan pembelajaran, mengenakan kartu identitas, melakukan check-in 15 menit sebelum acara, serta mematuhi tata tertib yang ditetapkan panitia.

Salah satu anggota Tim Akreditasi menjelaskan PITSTOP ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memastikan kesiapan organisasi secara menyeluruh.

“Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh civitas RSUP Kandou. Target kami minimal 85 persen keikutsertaan, namun idealnya seluruh pegawai berpartisipasi karena akreditasi adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya urusan tim akreditasi,” ujar perwakilan tim tersebut, menekankan pentingnya keterlibatan aktif dalam membangun budaya mutu dan keselamatan pasien yang berkelanjutan.

Melalui program PITSTOP Akreditasi Extra Day, RSUP Kandou berharap meningkatnya pemahaman dan penerapan standar akreditasi di setiap lini pelayanan, sehingga mutu layanan, budaya keselamatan pasien, dan profesionalisme institusi terus terjaga dan berkembang demi kepentingan pasien dan masyarakat luas.(*)