LIPUTAN15, Sangihe — Sebanyak 30 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026 resmi mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan mengemban tugas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan pembukaan pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut berlangsung di Papanuhung Santiago, Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Jumat (07/08/2026) yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari.

Para peserta terdiri dari 15 putra dan 15 putri atau 15 pasang calon Paskibraka. Mereka merupakan hasil proses seleksi yang telah dilaksanakan beberapa bulan sebelumnya. Selain itu, terdapat empat peserta yang menjadi utusan untuk mengikuti tahapan di tingkat provinsi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Golfried Pella menjelaskan pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung selama 10 hari, mulai 7 hingga 18 Agustus 2026.

Selama masa pemusatan, seluruh peserta akan menjalani karantina di Hotel Bintang Utara Tahuna. Sementara latihan lapangan dilaksanakan di Lapangan Gelora Santiago Tahuna.

“Pengukuhan akan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus. Kemudian pada 17 Agustus pagi mereka akan bertugas dalam pengibaran bendera dan sore harinya melaksanakan penurunan bendera,” jelas Golfried.

Lanjut dikatakan mantan Kadis Pertanian Sangihe ini, pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis pengibaran bendera. Para peserta juga akan dibekali materi wawasan kebangsaan, Pancasila, kedisiplinan, kepemimpinan, serta Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Pembinaan tersebut penting karena Paskibraka tidak sekadar dipersiapkan untuk menjalankan tugas seremonial pada upacara kemerdekaan. Mereka juga diarahkan menjadi generasi muda yang memiliki karakter, integritas, kedisiplinan, nasionalisme, dan jiwa kepemimpinan.

Sementara itu Wakil Bupati, Tendria Bulahari dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada panitia, pelatih, pembina, pihak sekolah, serta para orang tua yang telah mendukung proses seleksi hingga peserta memasuki tahapan pemusatan pendidikan dan pelatihan.

Wabup menegaskan, keberhasilan para peserta lolos sebagai calon Paskibraka bukanlah sebuah kebetulan. Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, disiplin, semangat belajar, serta dukungan dan doa dari berbagai pihak.

“Keberhasilan hari ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari sebuah proses pembentukan karakter sebagai generasi muda yang berintegritas, berjiwa nasionalis, memiliki semangat kepemimpinan, serta siap mengabdi kepada bangsa dan daerah,” ujar Tendris.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh, menghormati para pelatih dan pembina, menaati seluruh aturan, serta menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalani masa karantina.

Tendris juga mengingatkan agar setiap tantangan selama pelatihan dijadikan sebagai kesempatan untuk membentuk pribadi yang lebih baik.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh. Hormatilah para pelatih dan pembina, patuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan, serta jagalah kesehatan dan kekompakan selama menjalani pendidikan dan pelatihan,” ujarnya sembari menambahkanl pemusatan pendidikan dan pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan Paskibraka yang tidak hanya sigap dan terampil dalam formasi baris-berbaris serta tata upacara, tetapi juga memiliki rasa nasionalisme, solidaritas, tanggung jawab, kemampuan memimpin, dan kepedulian terhadap sesama. (D’ka)

Sangihe Kembali Raih Juara I NSIC 2026

LIPUTAN15 , Sangihe — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Utara dengan meraih Juara I North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026 dalam rangkaian North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026.

Penghargaan tersebut diraih setelah proposal investasi yang diajukan Pemkab Kepulauan Sangihe dinilai sebagai yang terbaik dalam kompetisi yang diselenggarakan Bank Indonesia bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Utara. Penghargaan diserahkan di Ballroom Four Points by Sheraton Manado, Jumat (07/08/2026).

Keberhasilan ini sekaligus mempertahankan gelar Juara I yang sebelumnya juga diraih Kabupaten Kepulauan Sangihe pada penyelenggaraan NSIC tahun 2025.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE, MM.l hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kompetisi NSIC 2026 diikuti oleh 16 peserta yang terdiri atas 15 pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Utara serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam kompetisi tersebut, Kabupaten Kepulauan Sangihe harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat. Setelah berhasil menembus 10 besar, Sangihe kembali lolos ke lima besar hingga akhirnya dinobatkan sebagai penyusun proposal investasi terbaik dan meraih Juara I.

Pada NSIC 2026, Pemkab Kepulauan Sangihe mengusung proposal proyek Integrasi Sistem Gas Medis/Oksigen di RSUD Liun Kendage. Proyek ini bertujuan memodernisasi sistem penyediaan oksigen medis yang sebelumnya masih mengandalkan tabung konvensional menjadi sistem terintegrasi yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.

Pengembangan proyek tersebut difokuskan pada sektor pelayanan kesehatan sebagai salah satu sektor prioritas daerah. Ketersediaan oksigen medis yang memadai dinilai memiliki peran vital karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien, khususnya dalam penanganan kasus-kasus darurat di fasilitas pelayanan kesehatan.

Keberhasilan mempertahankan gelar Juara I NSIC diharapkan semakin meningkatkan daya tarik investasi Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pemerintah daerah optimistis capaian ini akan membuka peluang yang lebih besar bagi masuknya investasi, baik dari Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanam Modal Asing (PMA).

Pemkab Kepulauan Sangihe juga menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan serta pendampingan yang komprehensif bagi para investor yang ingin menanamkan modal di daerah.

Prestasi ini tidak hanya mencerminkan kemampuan Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menyusun proposal investasi yang kompetitif, tetapi juga mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan melalui investasi yang produktif, berkualitas, dan berkelanjutan.(D’ka)