MANADO, Liputan15.com – Perjalanan karier seseorang tidak selalu dimulai dari posisi tinggi. Ketekunan, fokus dan semangat untuk terus berkembang menjadi modal penting untuk mencapai kesuksesan.

Pesan inspiratif tersebut dibagikan General Manager Hotel Aston Manado, Dikdik Solehudin, SH, saat menjadi narasumber dalam kuliah umum yang digelar Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado (Polimdo).

Kehadiran praktisi industri perhotelan ini bertujuan memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai dunia kerja sekaligus strategi membangun karier di sektor pariwisata. (tumulis.com)

Dalam pemaparannya, Dikdik membagikan perjalanan karier yang dimulai dari posisi waiter. Berkat ketekunan dan kerja keras, ia kemudian meniti karier di bidang front office hingga berhasil menjadi karyawan terbaik.

Perjalanan tersebut terus membawanya berkembang di industri perhotelan. Bahkan, pada usia 25 tahun, Dikdik telah dipercaya menduduki jabatan sebagai Hotel Manager.

Menurutnya, setiap orang harus memiliki visi yang jelas dalam menentukan arah perjalanan karier.

“Visi yang jelas akan membawa kapal ke dermaga tujuan,” ujar Dikdik.

Ia menekankan bahwa industri perhotelan sangat mengutamakan kepuasan tamu. Karena itu, kualitas pelayanan menjadi salah satu kunci utama bagi mereka yang ingin sukses membangun karier di bidang tersebut. (tumulis.com)

Dikdik juga mengingatkan mahasiswa bahwa peluang karier di sektor pariwisata masih terbuka luas. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan ketangguhan mental, kemampuan beradaptasi serta kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi.

Mahasiswa, kata dia, perlu membangun fondasi pendidikan yang kuat dan memiliki sikap tulus dalam melayani.

Kuliah umum tersebut mendapat sambutan antusias dari mahasiswa Jurusan Pariwisata Polimdo. Pengalaman yang dibagikan Dikdik diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polimdo memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga wawasan langsung dari para praktisi berpengalaman. (tumulis.com)

(Redaksi)