TOMOHON — Antusiasme masyarakat terhadap olahraga padel di Kota Tomohon kembali terlihat melalui penyelenggaraan Wali Kota Tomohon Cup Padel Tournament Tahun 2026. Turnamen yang berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 di Lapangan Padel Tomohon itu diikuti 149 pasang peserta dan resmi dibuka Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., Jumat (23/10/2026).
Dalam sambutannya, Caroll Senduk menyebut penyelenggaraan turnamen sebagai momentum penting untuk mendorong perkembangan olahraga padel di Kota Tomohon. Menurutnya, ajang ini bukan hanya menjadi arena kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana memperkenalkan padel kepada masyarakat yang lebih luas.
Wali Kota menilai turnamen ini berpotensi menjaring bibit-bibit atlet potensial sekaligus meningkatkan kualitas dan kemampuan para pemain. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membangkitkan minat serta partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Caroll Senduk juga menyoroti dampak ekonomi dan pariwisata yang dapat ditimbulkan dari penyelenggaraan turnamen. Kehadiran peserta, pendukung, dan pengunjung diyakini dapat memberi manfaat bagi perekonomian daerah serta memperkuat posisi Tomohon sebagai destinasi kegiatan olahraga.
Turut hadir dalam pembukaan turnamen Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., jajaran Forkopimda Kota Tomohon, Wakil Ketua PBPI Bidang Pembinaan Parlo Mailangkay, serta Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E. Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, tournament director, wasit, atlet, operator score, dan panitia juga memeriahkan acara tersebut.
Sebelumnya, panitia menyatakan seluruh persiapan teknis dan fasilitas pertandingan telah rampung. Turnamen dirancang tidak hanya sebagai ajang bersaing, tetapi juga sebagai upaya menggairahkan olahraga padel di Kota Tomohon dan Sulawesi Utara.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 149 pasang, Wali Kota Tomohon Cup Padel Tournament 2026 menjadi salah satu ajang padel berskala cukup besar di daerah ini. Kompetisi tersebut diharapkan mampu melahirkan pemain baru, memperkuat ekosistem olahraga lokal, sekaligus memperluas ruang publik bagi masyarakat untuk aktif bergerak.(*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan